Apresiasi Kegiatan Ramadan, Bupati Kukar : Nuansa Islami Jangan Sampai Konteksnya Lepas

img

(Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah /pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR-Festival Ramadan di Kabupaten Kutai Kartanegara terus bergulir sepanjang bulan ramadan ini. Mulai dari tingkat RT, Kelurahan, Kecamatan, hingga OPD-OPD di Kukar turut menyemarakkan bulan ramadan ini.

Dengan adanya kegiatan selama bulan ramadan mendorong antusias, semangat masyarakat baik dalam beribadah serta memeriahkan kegiatan-kegiatan ramadan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kukar.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengungkapkan salah satu kegiatan rutin tiap Ramadan yang cukup meriah adalah kegiatan begerakan sahur. Kegiatan ini diikuti oleh pemuda-pemuda yang bermain musik diiringi lantunan lagu Islami.

“ Saya minta dari tahun ke tahun ada peningkatan kreativitas. Saya kira sudah luar biasa kreativitas para peserta begerakan sahur tahun ini, baik dari Tenggarong maupun luar Tenggarong,” ungkap Edi Minggu malam (24/3/2024) setelah melepas peserta gerakan sahur di Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong.

Edi juga mengingatkan dalam setiap kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan selama bulan ramadan, apalagi yang bertemakan Festival Ramadan agar tidak keluar dari konteks makna dari bulan suci penuh berkah ini.

“ Ramadan ini nuansanya Islami, dan kedepan saya minta ada kreativitas yang lebih di tingkatkan lagi. Agar mindset warga itu terus semangat menunggu adanya festival ramadan. Dan harus ada tumbuh semangat di masyarakat dan komunitas, kalau berdiri sendiri nanti tidak maksimal,” tuturnya.

“ Sudah saya sampaikan agar pihak-pihak penyelenggara yang terkait dalam penyelenggaraan kegiatan ramadan untuk terus melakukan inovasi. Dan perlu dicatat jangan sampai kegiatan Ramadan yang seharusnya bernuansa islami tetapi pada pelaksanaanya konteksnya lepas.”sambungnya.

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ramadan yang digelar Pemkab Kukar tentu bertujuan untuk mewadahi dan memberi ruang bagi pemuda-pemuda maupun komunitas yang aktif pada bidang keislamian. Selain itu Edi berharap kegiatan ini memberikan kemeriahan baik ramadan, tafsir agama dan pemberdayaan manusianya.

“ Saya apresiasi kegiatan-kegiatan ramadan hingga saat ini sudah berjalan dengan baik, tapi pesan saya bisa ditingkatkan lagi kreativitasnya kedepan.” tutupnya. (adv/*tan)