Pj Gubernur Kaltim Kunjungi Berau, Fokus pada Dukungan Nelayan dan Penanganan Abrasi Pantai

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU: Belum lama ini, Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Berau. Setibanya di Bandar Udara Kalimarau, rombongan disambut Bupati, Sri Juniarsih Mas, bersama jajaran Asisten dan Pimpinan OPD terkait.

 

Kunjungan Pj Gubernur kali ini difokuskan di Kecamatan Biduk Biduk, pesisir selatan Kabupaten Berau. Didampingi Asisten I Setkab Berau, Hendratno, Akmal Malik meninjau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Kampung Biduk Biduk.

 

Selain itu, Akmal Malik juga menyerahkan program bantuan berupa jogging trek untuk pulau wisata Kaniungan dan mesin kapal bagi kelompok nelayan setempat. Dalam dialog dengan para nelayan, Akmal Malik mengakui bahwa salah satu kesulitan utama nelayan adalah mendapatkan bahan bakar minyak.

 

“Keberadaan SPBN ini sangat membantu nelayan di Biduk Biduk. Dengan harga standar Rp 6800 per liter, nelayan bisa mendapatkan bahan bakar dengan lebih mudah dan terjangkau,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya mendukung kebutuhan pangan yang semakin meningkat, terutama dengan adanya Ibu Kota Negara (IKN) baru, yang membuka peluang besar bagi para nelayan di daerah.

 

Pj Gubernur bersama Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri dan pejabat terkait juga meninjau pembangunan pemecah ombak yang telah dibangun pada tahun 2023 di Kampung Biduk Biduk, serta rencana lanjutan pembangunan yang akan dilaksanakan tahun ini.

 

Dalam peninjauan tersebut, Akmal Malik bertemu dengan kepala kampung dan masyarakat setempat, menegaskan bahwa Pemprov Kaltim terus memberikan perhatian pada upaya pencegahan abrasi pantai sepanjang Biduk Biduk yang berisiko tinggi terkena abrasi.

 

"Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan dan melindungi lingkungan pesisir di Kabupaten Berau," ungkapnya.

Pj Gubernur Akmal Malik memastikan bahwa dukungan terhadap nelayan, baik dalam bentuk sarana prasarana maupun bahan bakar, akan terus ditingkatkan demi mendukung kebutuhan pangan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan. (sep/Nad/Advetorial)