Camat Edy Fachruddin : Kemiskinan Ekstrem di Sebulu 0 Persen
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Angka
kemiskinan ekstrem di Kecamatan Sebulu dinyatakan 0 persen. Hal itu diungkapkan
oleh Camat Sebulu Edy Fachruddin usai Pemkab Kukar menerima Surat Keputusan
(SK) dari Kementerian Sosial, berdasarkan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi
(Regsosek).
Sementara target pengentasan kemiskinan
ekstrem oleh Pemerintah Pusat pada 2024, namun Kukar berhasil lebih awal
mengentaskan persoalan kemiskinan ekstrem pada 2023 lalu.
Menurut Edi Fachruddin, indikoator
penilaian kemiskinan ekstrem yakni masyarakat yang memiliki pendatapan minimal
10 ribu rupiah. Sedangkan hal itu tak ada warganya yang termasuk kedalam
indikator tersebut.
"Sudah tak ada lagi di
wilayah kami kemiskinan ekstrem, karena masyarakatnya ketika memberikan saku
kepada anaknya minimal 10 ribu bahkan lebih. Sedangkan indikator kemiskinan
ekstrem memiliki pendapatan minimal 10 ribu rupiah," jelas Edy Fachruddin
pada Poskotakaltimnews, Sabtu
(25/5/2024).
Dalam penanganan kemiskinan
ekstrem, pihaknya selalu berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui OPD
terkait maupun Pemerintah Desa. Dengan meminta kepada seluruh desa untuk
melakukan intervensi.
"Intervensi itu melalui
Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan lainnya kepada penerima manfaat, yang
dilakukan oleh seluruh desa," sebutnya.
Ia juga mengapresiasi kepada
seluruh pihak yang terlibat dalam pengentasan kemiskinan ekstrem. Upaya
tersebut telah membuahkan hasil usai Pemkab Kukar dinyatakan 0 persen
kemiskinan ekstrem.
Pencapaian itu merupakan sinergi
yang baik dengan seluruh pihak, namun program kemiskinan masih direalisasikan
oleh Pemerintah Daerah terlebih dalam penyaluran tepat sasaran.
"Maka dari itu diperlukan data yang valid dan sinkronisasi data antar Desa, Kecamatan, maupun Kabupaten. Kemiskinan ekstrem dan kemiskinan itu berbeda indikatornya," ucapnya.
Sementara data dari DTKS
menunjukkan penurunan kemiskinan di Kukar hanya sekitar 0,03 persen, namun hal
itu dinilai sudah cukup baik oleh pemerintah daerah. (adv/riz)