Bupati Berau Mendorong Pembayaran Digital untuk Optimalisasi Pendapatan Daerah
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Bupati
Berau, Sri Juniarsih Mas menghadiri penandatanganan kerja sama perangkat
Daerah dengan PT BPD Kaltimtara Cabang Tanjung Redeb sekaligus Penyampaian dan
Sosialisasi SPPT PBB-P2. Acara ini berlangsung di Gedung Balai Mufakat, Selasa
(4/6/2024).
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas
mengapresiasi terlaksananya perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten
Berau dan Bank BPD Kaltimtara. Perjanjian tersebut bertujuan untuk memperkuat
sinergitas dalam optimalisasi pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi
serta meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Dalam pernyataannya, Bupati Sri
Juniarsih menyambut baik kerja sama ini sebagai komitmen bersama untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat Berau. Sri berharap kerja sama ini dapat
memberikan manfaat bagi semua pihak, terutama dalam peningkatan pendapatan
daerah, kepercayaan publik, dan tata kelola keuangan yang baik.
"Saya juga menekankan
pentingnya pembayaran digital sebagai langkah menuju tata pemerintahan yang
bersih, transparan, dan akuntabel," Tambah Sri.
Demikian, Pemerintah Kabupaten
Berau telah memfasilitasi pembayaran pajak dan retribusi daerah secara digital
melalui QRIS dan Virtual Account. Sri mengajak seluruh perangkat daerah, para
ASN, dan masyarakat Kabupaten Berau untuk mendukung dan menggunakan layanan
pembayaran digital ini.
"Pada kesempatan yang sama,
dilaksanakan sosialisasi tentang Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi
dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB-P2). Saya berharap sosialisasi
ini dapat meningkatkan pemahaman dan implementasi dalam pembangunan di
Berau," Paparnya.
Bupati juga memberikan arahan kepada jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk terus menjalin koordinasi dengan pihak perbankan guna mengoptimalkan pendapatan daerah untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan langkah-langkah ini,
diharapkan Kabupaten Berau dapat terus bergerak maju dan berkembang dalam era
digitalisasi, sambil tetap menjaga integritas dan kepercayaan publik.
(Sep/Nad/Advetorial)