Universitas Kutai Kartanegara Gelar Competition Debat Tingkat SMA

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : UKM Pusat Study Akademik (Pusma) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) menggelar competition debat, di Gedung Perpustakaan Tenggarong, sejak 22-23 Juni 2024.

 

Ketua UKM Pusma Unikarta Deny Hermansyah mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka Dies Natalies Unikarta ke 40 tahun. Adapun materi yang dibawa pada ajang debat ialah pandangan pendidikan, pandangan aturan hukum dan lainnya.

 

"Ajang debat kali ini menyasar pada peserta didik jenjang SMA dan sederajatnya. Antusias mereka dalam mengikuti debat luar biasa tentang pemahaman mereka terhadap materi yang dibawa," kata Deni Hermansyah pada Poskotakaltimnews, Sabtu (22/6/2024).

 

Ada sekitar 21 peserta didik yang terbagi 7 tim dan terdiri dari sejumlah SMA khususnya di Tenggarong diantaranya SMKN 1, MAN 2, SMKN 2, dan SMAN 1.

 

Tujuan ajang debat itu ialah, ingin melihat kemampuan generasi muda dalam berpikir kritis untuk menyampaikan pendapat dan bersaing secara sehat. Dalam hal ini, generasi muda harus mampu berpikir kritis dan memiliki kreativitas untuk mengembangkan potensinya.

 

"Dalam debat ini bagaimana kita dituntut untuk bisa memberikan solusi terhadap suatu permasalahan," ucapnya.

 

Pihaknya mengaku ajang debat ini sudah kedua kalinya dilaksanakan, untuk debat yang pertama menyasar ke sejumlah mahasiswa di beberapa fakultas.

 

Sementara tanggapan dari peserta debat atau peserta didik bahwa ajang debat ini merupakan tempat pertukaran dan pembahasan pendapat, terkait suatu hal dengan saling menyampaikan argumentasi atau alasan dengan maksud untuk mempertahankan pendapat bahkan memenangkan pendapat.

 

Dirinya berharap, melalui ajang debat ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Dan menunjukan eksistensi Unikarta bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) Unikarta memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing di luar.

 

Ia juga akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui OPD terkait, untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kukar. Sehingga terwujudnya SDM yang berkualitas.

"Semoga kedepan ajang debat ini bisa dilaksanakan kembali dengan jumlah peserta yang lebih banyak," pungkasnya. (riz)