Pelaku UMKM dan IKM Apresiasi Pemkab Kukar dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Upaya Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Kukar dalam memfasilitasi pelaku UMKM dan IMK di even Kukar
Festival Budaya Nusantara (KFBN) yang berlangsung hampir sepekan, 8 – 13 Juli
2024 di halaman parkir Stadion Rondong Demang Tenggarong, merupakan kesembatan
bagi pelaku usaha dalam meningkatkan ekonomi usahanya.
Pelaku IKM asal Tenggarong Resnah memberikan
apreasi dan terima kasih kepada Pemkab, yang telah melibatkan pelaku IKM dan UMKM di Kukar untuk
berjualan di stand pameran yang disediakan.
Di standnya Ia menjual berberapa produk
kerajinan tangan seperti gelang manik hingga pakaian adat Dayak, dan lainnya.
"Pakaian adat satu set dibandrol dengan harga 2 juta rupiah, kalau
kerjinan lainnya seperti Songkok itu sekitar 150 ribu rupiah," kata Resnah
sambil menunjukan produk kerajinan usahanya pada Poskotakaltimnews di stand pameran, Senin (8/7/2024).
Pihaknya juga mengaku telah sering
dilibatkan untuk mengikuti pelaksanaan event oleh pemerintah daerah baik dari
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pariwisata (Dispar)
Kukar dan lainnya.
Selama mengikuti event yang
dilaksanakan pemerintah daerah, sangat banyak perbedaan yang dirasakan terutama
peningkatan penjualan produk tersebut. Artinya peminat produk lokal juga sangat
banyak dan diakui oleh pengunjung terhadap kualitas produk itu sendiri.
Sementara itu Pelaku UMKM asal
Tenggarong Seberang Nafsiah menyampaikan hal yang sama. Dengan melibatkan
pelaku UMKM di setiap pelaksanaan event merupakan upaya pemerintah daerah dalam
mempromosikan produk lokal secara luas.
"Terima kasih Disperindag
Kukar telah memfasilitasi pelaku UMKM, untuk mengikuti pameran ini," ucap
Nafsiah.
Adapun produk UMKM yang dijual
yaitu, amplang wallet dan kopi wallet. Produk tersebut dijual dari harga 15-
150 ribu, sementara pemasaran produk itu telah keluar daerah hingga
mancanegara.
Menurutnya, dengan keterlibatan peran pemerintah daerah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan IKM.
"Kami berharap kepada
pemerintah daerah setiap pelaksanaan event pelaku UMKM dan IKM bisa terus
dilibatkan. Karena ini merupakan kesempatan kami, untuk meningkatkan
perekonomian," pungkasnya. (adv/riz)