Saipul Rahman Buka Kegiatan Workshop Manajemen Risiko Perumda Batiwakkal Berau

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, secara resmi membuka kegiatan Workshop Manajemen Risiko yang dihadiri oleh Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Timur, Felix Koni Darjoko, bertempat di Kantor Perumda Batiwakkal, Senin (22/7/2024).

 

Workshop ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan sebelumnya yang telah berhasil meningkatkan pemahaman dan penerapan manajemen risiko di lingkungan Perumda Batiwakkal.

 

Dalam sambutannya, Saipul Rahman menyatakan bahwa workshop ini merupakan upaya lanjutan untuk memperkuat pemahaman tentang manajemen risiko di seluruh jajaran perusahaan.

 

"Kita memulai workshop manajemen risiko yang sebenarnya merupakan rangkaian dari kegiatan sebelumnya. Workshop kali ini bertujuan untuk menyegarkan kembali konsep manajemen risiko yang telah dipelajari dan mengevaluasi tingkat kematangan sistem yang telah dibangun," ungkap Saipul.

 

Workshop ini dirancang untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan tentang manajemen risiko serta membangun sistem yang terintegrasi dan berbasis risiko di seluruh bagian perusahaan. Saipul memastikan bahwa setiap tindakan yang dilakukan oleh manajemen dan staf sudah diidentifikasi risikonya dan memiliki SOP yang jelas.

 

"Dengan demikian, kita dapat menghadapi situasi yang muncul dengan lebih siap dan terstruktur," jelas Saipul.

 

Saipul Rahman juga menekankan pentingnya membangun sistem manajemen risiko yang berjalan otomatis setelah terbangun dengan baik. Tugas manajemen hanya mengawal agar sistem tersebut berjalan dengan baik. Ia juga menghubungkan kinerja pribadi dengan kinerja perusahaan untuk memastikan bahwa setiap pegawai termotivasi untuk menjalankan SOP dengan konsisten.

 

"Selain pembukaan workshop, acara ini juga diisi dengan penyerahan buku kinerja tahun 2023. Kami sangat bersyukur, berdasarkan informasi sementara, Perumda Air Minum Batiwakkal memiliki nilai evaluasi kinerja tertinggi di Kalimantan Timur dengan nilai 3,95. Ini adalah bukti bahwa penerapan manajemen risiko dan evaluasi kinerja yang kami lakukan berhasil meningkatkan performa perusahaan," ujar Saipul.

Saipul Rahman berharap bahwa melalui workshop ini, seluruh pegawai Perumda Batiwakkal dapat semakin memahami pentingnya manajemen risiko dan terus meningkatkan kinerja perusahaan. Dengan adanya SOP yang jelas dan evaluasi kinerja yang berkelanjutan, Saipul yakin bahwa Perumda Batiwakkal dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (Sep/Nad)