KPU Kabupaten Berau Gelar Ngopi dengan Jurnalis untuk Sosialisasi Pilkada 2024
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Dalam upaya
memperkuat hubungan dan memastikan sosialisasi yang efektif, Komisi Pemilihan
Umum (KPU) Kabupaten Berau menyelenggarakan acara Ngobrol Pilkada (Ngopi)
bersama para jurnalis di Bumi Batiwakkal pada Kamis malam, (25/7/2024) di Story
Mount Cafe & Restaurant.
Ketua KPU Berau, Budi Harianto
menjelaskan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk memastikan semua tahapan
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024
dapat diketahui dan dipahami oleh masyarakat luas.
“Peran media sangat krusial dalam
mendukung KPU Berau, karena media berfungsi sebagai jembatan utama dalam
menyampaikan informasi Pilkada kepada masyarakat secara akurat dan cepat,"
kata Budi.
Saat ini, KPU Berau tengah
menjalankan tahapan pemutakhiran data pemilih. Pada 24 Juli lalu, KPU telah
melakukan pencocokan dan penelitian (coklit), dan kini divisi data KPU Berau
masih aktif dalam rapat kerja untuk mempersiapkan penyusunan data pemilih
sementara (DPS).
“Di tingkat TPS akan dilakukan
pleno penetapan daftar pemilih sementara, yang kemudian dilanjutkan di PPK,
Kabupaten, Provinsi, dan akhirnya di tingkat nasional. Setelah DPS ditetapkan
di tingkat nasional, daftar pemilih sementara akan diumumkan,” jelas Budi.
Ia menambahkan bahwa masyarakat
yang belum terdaftar bisa mendaftarkan diri ke tingkat PPS, PPK, atau Kabupaten
secara langsung. Data mereka akan dimasukkan ke dalam DPS perbaikan yang akan
ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT) pada 22 September 2024. Selain
itu, Budi juga membahas mengenai tahapan pemenuhan syarat bakal calon
perseorangan.
“Di Berau, tidak ada bakal calon perseorangan yang melanjutkan ke tahapan verifikasi faktual. Namun, di beberapa kabupaten di Kalimantan Timur, ada tiga kabupaten yang melanjutkan ke tahap verifikasi faktual,” tambahnya.
Acara Ngopi ini diharapkan dapat
memperkuat sinergi antara KPU Berau dan jurnalis, memastikan informasi mengenai
Pilkada 2024 sampai kepada masyarakat dengan efektif. Tujuannya adalah untuk
mendukung partisipasi masyarakat yang tinggi dan memastikan proses Pilkada
berjalan dengan transparan dan sukses. (Sep/Nad)