Okupansi Hotel Grand Fatma Tenggarong Capai 70 Persen dari Kegiatan Pemkab Kukar

img

HRD Hotel Grand Fatma Tenggarong, Rudi Adha (pict :riz/pk)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Sejumlah kegiatan Pemkab Kukar sangat memberikan multiplier effect, khususnya terhadap pelaku usaha pada sektor perhotelan di Tenggarong. Salah satu perhotelan yang merasakan manfaatnya yaitu Hotel Grand Fatma.

 

Human Resource Development (HRD) Hotel Grand Fatma Tenggarong Rudi Adha menjelaskan, tingkat kunjungan perhotelan juga dipengaruhi dari kegitan pemerintah daerah. Jika dipersentasekan kegiatan pemerintah daerah mencapai 70 persen dan 30 persen masyarakat umum.

 

"Yang paling banyak kunjungannya dari kegiatan pemerintah daerah. Kita telah menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dengan baik," jelas Rudi Adha pada poskotakaltimnews, di tempat kerjanya, Senin (5/8/2024).

 

Ia menyebutkan, dalam satu bulan tingkat kunjungan baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat umum mencapai 70 persen, dari ketersediaan kamar Hotel Sementara jumlah seluruh kamar Hotel Grand Fatma Tenggarong ada 65 kamar.

 

"Kami menyediakan berbagai jenis atau kelas kamar seperti deluxe dengan harga 800 ribu rupiah, hingga 1,6 juta rupiah," sebutnya.

 

Hotel Grand Fatma Tenggarong sering memberikan diskon sekitar 30 persen bagi pengunjung kamar. Namun diskon harga itu diberikan saat momen tertentu pada saat ada event dan lainnya.

 

"Bulan ini kita ada diskon untuk peringatan kemerdekaan, hal ini bagian dari upaya memikat daya tarik pengunjung untuk memilih Hotel Grand Fatma," ucapnya.

Ia berharap, tingkat kunjungan Hotel Grand Fatma Tenggarong terus meningkat baik dari dalam daerah maupun luar daerah. Sejumlah destinasi wisata di Kukar juga memberikan dampak terhadap tingkat kunjugam hotel. (adv/riz)