Produk Olahan Unggulan UMKM Kukar Ditampilkan Dalam Pameran Yogyakarta
Acara
pameran produk unggulan di Yogyakarta (ist)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Ada 4
pelaku UMKM dan IKM asal Kukar ambil bagian mengikuti pameran produk unggulan
UMKM yang berlangsung di Jogja City Mall, Yogyakarta, yang berlangsung dari tanggal 22-25 Agustus 2024.
Plt Kepala Dinas Perindustrian dan
Perdagangan (Disperindag) Kukar Sayid Fhatullah mengatakan, empat pelaku UMKM
dan IKM itu diantaranya memamerkan produk olahan unggulannya, diantaranya Kuliner
tradisional dari Kecamatan Anggana, Abon atau Rabok Ikan dari Kecamatan
Tenggarong, produk IKM berupa Kerajinan Tangan asal Kecamatan Tenggarong dan Kopi
Bubuk Kutai Lama dari Kecamatan Anggana.
"Kegiatan ini untuk
memfasilitasi atau bagian upaya mempromosikan produk UMKM dan IKM kita yang
unggulan dan secara luas," kata Sayid Fhatullah pada Poskotakaltimnews, Jum'at (23/8/2024).
Pihaknya mengaku, sejumlah produk
UMKM dan IKM yang ikut pameran itu telah melakukan pemasaran ekspor. Artinya produk lokal memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing di dunia pasar.
"Kita melibatkan mereka ini
juga sebagai reward atau apresiasi, karena mereka telah konsisten dalam menjaga
kualitas, kontinuitas, maupun kapasitas (3Tas)," ucapnya.
Pemerintah daerah komitmen terus
melibatkan pelaku UMKM dan IKM untuk mengikuti event, baik di daerah maupun
luar daerah. Bagi pelaku UMKM dan IKM yang belum memiliki kesempatan, diminta
untuk bersabar dan terus memperhatikan 3Tas tersebut.
"Jadi pelaku UMKM dan IKM tak
perlu khawatir terhadap keterlibatan pelaksanaan event, kami pasti kami
libatkan," ujarnya.
Melalui pameran itu, produk UMKM
dan IKM asal Kukar sangat diminati oleh pengunjung. Dari informasi yang
dihimpun, pengunjung penasaran terhadap produk UMKM dan IKM asal Kukar yang
sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Selain produk diminati, pelaku usaha kita merasa senang telah dilibatkan, ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk mempromosikan serta menjadi wadah berdiskusi sesama pelaku usaha," paparnya.
Pameran itu diikuti oleh 20
peserta dari Kabupaten/Kota di Indonesia. Melalui kegiatan ini, harapannya
dapat mewujudkan UMKM naik kelas sehingga mewujudkan masyarakat yang sejahtera.
(adv/riz)