Bimtek Preventif Terhadap Tindakan Korupsi Dana Kampung, Gamalis : Tanamkan Prinsif Kehatian-hatian, Ketelitian dan Manajerial
Oleh Admin1 menit baca1.478 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Persoalan
dana dan keuangan merupakan hal sensitif, karena itu perlu ditanamkan prinsip
kehati-hatian, ketelitian dalam setiap penggunaan dana Kampung. Ini penting mengantisipasi terjadi sesuatu dengan turunnya dana Kampung. Sikap yang cenderung menggampangkan dan
ketidaktelitian jangan sampai menjadi
jebakan Batman.
“Tidak dapat dipungkiri besarnya dana Kampung diterima dari berbagai sumber, awalnya mereka tidak berpikir macam-macam. Akan tetapi karena tidak sesuai prosedural maka terjadilah hal-hal tidak diinginkan,” Wakil Bupati Berau, Gamalis saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bimtek Preventif Terhadap Tindakan Korupsi Dana Kampung yang dilaksanakan APDESI Berau bagi Aparatur Kampung, yang dilaksanakan di Meeting Room Walidah SM Tower Jalan Teuku Umar, selama dua hari, sejak Rabu (11/9/2024).
Melalui Bimtek ini tambah Wabup Gamalis, dapat memberikan wawasan dan panduan kepada Aparatur Kampung sekaligus menjadi benteng dalam pemanfaatan dana kampung. Di samping saat ini sudah ada juga keberadaan SIGAP melakukan pendampingan administrasi pengelolaan dana Kampung.
“Kami juga memberikan apresiasi kepada APDESI atas kiprahnya dalam mewadahi para Kepala Kampung bersama Aparatur Kampung dalam memajukan 100 Kampung yang ada di Kabupaten Berau. Terjalinnya sinergitas kerja kami harapkan tidak hanya bisa menjadikan Kampung mandiri dan berprestasi tidak hanya Tingkat Kabupaten, Provinsi hingga Tingkat Nasional seperti telah ditorehkan,” ujar Gamalis lagi.
Ketua APDESI Berau Krisdiyanto dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini terealisasi bersumber APBK Kampung. Kegiatan ini bertujuan yaitu preventif terhadap tindak pidana korupsi dan pengelolaan dana kampung diharapkan dari kegiatan ini tentunya bisa meningkatkan kinerja sebagai pemerintah kampung untuk bisa benar- benar mengelola anggaran sesuai Tupoksi.
“Dengan melihat anggaran kampung setiap tahun terus bertambah perlunya penambahan wawasan kami realisasikan melalui BIMTEK seperti ini ,”ungkap Krisdiyanto kegiatan diikuti sebanyak 38 peserta dari 15 kampung. (sep/FN)





