Gubernur: Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Sukseskan Pilpres
SAMARINDA–Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan wakil Presiden (Pilpres) Republik Indonesia, yang akan dilaksanakan serentak pada tanggal 17 April 2019 bisa sukses aman dan lancar
Gubernur Kaltim H Isran Noor mengharapkan pelaksanaan Pilpres maupun Pileg dapat terlaksana dengan sukses, aman, lancar
dan benar-benar merupakan ajang pesta demokrasi, yaitu Pemilu yang dilaksanakan
secara jujur dan adil dengan menegakkan asas langsung, umum, bebas dan rahasia
dan jujur
" Pemilu Pilpres yang akan
digelar 17 April mendatang merupakan
salah satu pesta demokrasi sebagai wahana menghasilkan pemimpin pemerintahan
yang demokratis. Pemerintahan yang
dihasilkan dari Pemilu diharapkan menjadi pemerintahan yang mendapatkan
legitimasi yang kuat dan amanah," kata Isran Noor pada pembukaan Rakor
Forkopimda dalam rangka menghadapi
persiapan Pemilu serentak tahun 2019, yang digelar di Pendopo Odah Etam, Rabu
(6/3/3/2019)
Isran Noor mengatakan upaya
memperbaiki kualitas pelaksanaan Pemilu merupakan bagian dari proses penguatan
demokrasi serta upaya mewujudkan tata pemerintahan yang efektif dan efisien.
Sehingga, proses demokratisasi dapat tetap berlangsung melalui Pemilu yang
lebih berkualitas dan pada saat yang bersamaan proses demokratisasi berjalan
dan terkelola dengan baik.
" Pemilu harus dilaksanakan
secara efektif dan efisien berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia,
jujur dan adil. Hal ini akan dapat
tercapai, apabila seluruh komponen bangsa saling bahu-membahu mendukung
pelaksanaan Pemilu dengan didasarkan pada peraturan perundang-undangan yang
berlaku dan penghormatan terhadap hak-hak politik setiap warga negara,"
jelasnya.
Di samping itu, lanjut dia,
suksesnya Pemilu Pilpres bukan hanya bersandar pada integritas penyelenggara
Pemilu dan masyarakat selaku peserta pesta demokrasi. Namun demikian, juga
harus didukung seluruh pemangku kepentingan demi terciptanya sinergitas yang
kuat dan saling berkesinambungan.
" Hal ini menjadi sangat
penting dan harus menjadi pertimbangan rasional dengan menjadi pemilih yang
cerdas sehingga tidak salah pilih, tetapi yang dipilih adalah calon yang
mempunyai integritas dan kualitas terbaik," ujarnya.
Selain itu, kata Isran tingkat partisipasi politik masyarakat juga
harus ditingkatkan, terutama pada kalangan pemilih pemula dan generasi muda,
baik pelajar maupun mahasiswa, karena fakta menunjukkan saat ini telah terjadi
satu kecenderungan fenomena penurunan tingkat partisipasi politik masyarakat
dalam Pemilu.
" Partisipasi masyarakat,
khususnya di kalangan pemilih pemula maupun generasi muda dalam menyalurkan hak
suaranya, juga sangat penting. Pemilu yang sukses akan menentukan nasib bangsa
dan daerah lima tahun ke depan," kata
Isran Noor .(mar/poskotakaltimnews.com)