Peringati Hari Santri Nasional 2024, Pemkab Kukar Gelar Beseprah Bersama 3.500 Santri
(Kegiatan beseprah memperingati Hari Santri Nasional tahun 2024/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Memperingati Hari Santri Nasional tahun
2024, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menyelenggarakan
acara beseprah bersama 3.500 santri se-Kukar.
Beseprah sendiri merupakan
sebuah tradisi makan bersama yang melambangkan kebersamaan dan kerukunan.
Kepala Bagian (Kabag)
Kesra Kukar Dendy Irwan Fahrizal mengungkapkan kegiatan memperingati Hari
Santri Nasional telah dilaksankan di Kukar selama tiga tahun berturut-turut.
"Alhamdulillah,
peringatan Hari Santri tahun ini berlangsung sukses dengan dukungan penuh dari
Kementerian Agama dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP).” ungkap Dendy
kepada Poskotakaltimnews Selasa (22/10/2024)
“Selain beseprah, kami
juga menggelar beberapa kegiatan sebelumnya. Seperti Liga Santri, Senam Santri,
dan apel peringatan hari ini yang kemudian dilanjutkan Beseprah,” kata Dendy.
Dendy menyebutkan alasan
dilakukannya beseprah pada peringatan Hari Santri Nasional ini, yakni bertujuan
untuk menggabungkan nilai-nilai budaya lokal Kukar dengan semangat Hari Santri.
Sebab beseprah sendiri merupakan tradisi tanah Kutai saat Erau.
Lebih lanjut, Dendy
mengungkapkan pihaknya menargetkan kegiatan ini untuk 3500 santri, namun
kehadiran antusia santri-santriwati melebihi target, oleh karena itu ia
beranggapan bahwa Kukar memiliki potensi santri yang cukup banyak.
Ia juga menyebutkan selain
memperingati Hari Santri, acara ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan betapa
pentingnya peran santri dalam pembangunan daerah.
Sebab itu acara peringatan
Hari Santri Nasional di Kukar tidak hanya menjadi momen untuk menghormati para
santri, tetapi juga untuk mengukuhkan peran mereka dalam membangun daerah dan
masa depan yang lebih cerah.
Ia juga menyebutkan selain
memperingati Hari Santri, acara ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan betapa
pentingnya peran santri dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, banyak tokoh
masyarakat dan pejabat di Kukar yang merupakan lulusan pondok pesantren.
Sehingga peran santri pada kemajuan suatu daerah juga menjadi bagian penting.
"Banyak pejabat di
Kukar, bahkan di tingkat nasional, yang merupakan jebolan pesantren. Hal ini
menunjukkan kontribusi besar santri dalam pembangunan bangsa," jelasnya.
Pemkab Kukar juga
menegaskan komitmennya dalam mendukung santri dan santriwati melalui berbagai
program, seperti DAI masuk desa, Tahfiz, serta kesempatan melanjutkan pendidikan
di berbagai bidang.
"Kami memberi
dukungan penuh, tidak hanya di bidang keagamaan tetapi juga di jurusan lain
yang ingin diambil oleh santri," pungkasnya
Dalam kesempatan ini,
dirinya juga menyampaikan harapannya agar para santri di Kukar dapat terus
berkontribusi positif terhadap pembangunan daerah.
"Dengan momentum Hari
Santri ini, kami berharap santri dan santriwati mampu memberikan kontribusi
nyata, khususnya dalam mendukung Kukar sebagai mitra Ibu Kota Negara (IKN).
Generasi muda harus menawarkan masa depan yang lebih baik bagi
masyarakat," tutupnya. (tan)