Frans Lewi Siap Memfasilitasi Pembangunan Rumah Ibadah di Wilayah Pesisir Masih Terkendala Lahan

img

Anggota DPRD Berau, Frans Lewi

 

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Dibutuhkannya penambahan rumah ibadah diwilayah Pesisir dalam mendukung kegiatan ibadah umat Nasrani, Anggota Dewan asal Partai Hanura, Frans Lewi siap memfasilitasi realisasi perwujudan pembangunan rumah ibadah yang masih terkendala lahannya.  “Akan kami telusuri yang mana memang masih punya permasalahan yang menyangkut aspirasi pembangunan rumah ibadah saya berusaha untuk memfasilitasi di mana kendalanya supaya tidak ada Gereja mau dibangun di anggar kan oleh pemerintah tidak bisa karena berbenturan lahan,” terang Frans Lewi dikantor dewan Jalan Gatot Subroto Kelurahan Sei Bedungun baru-baru ini.

 

Adanya pertimbangan tambah Frans Lewi,  karena salah satu persyaratan bahwa lahan yang ditempati memang sudah bersertifikat baru bisa masuk anggaran pemerintah daerah. “Nanti akan saya coba untuk memfasilitasi dari mana mana masih punya lahan bermasalah supaya tidak ada alasan begitu ada anggaran pemerintah untuk pengelolaan rumah ibadah bahwa itu tidak bisa terlaksana karena berbenturan karena lahan yang mungkin masih ada masalah,” ungkapnya lagi.

 

Masih dalam penjelasannya Frans Lewi menyampaikan saat beribadah rata-rata rumah ibadah daerah pesisir hanya mampu menampung 60 persen jemaat. Selebihnya duduk di luar,  apa lagi rata-rata di daerah pesisir makin padat penduduk pendatang. “Ini menjadi perhatian PR saya bakal memperjuangkan hak mereka beribadah pun berjanji akan memanggil dinas terkait agar membantu kebijakan yang tidak memberatkan bagi para pengurus rumah ibadah.

 

"Baik itu permasalahan lahan saya akan berusaha memfasilitasi supaya rumah yang mau ibadah dibangun dianggarkan tidak tersendat. Begitu pun lahan yang tidak punya sertifikat atau tumpang tindih pihaknya ingin ada terbentuk dahulu rapat koordinasi komunikasi intens dengan dinas terkait.

"Karena ini menyangkut kebutuhan rohani masyarakat beribadah maka harapan saya legalitas lahan serta izin membangun harus ada sosialisasi intens bagi mereka membutuhkan," pungkasnya. (sep/FN/Advertorial )