Wagub Buka Kejurnas Tennis Piala Gubernur Kaltim 2019
Oleh Admin2 menit baca5.001 dibaca

SAMARINDA- Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengatakan Pemprov Kaltim sangat mendukung semua aktivitas positif olahraga dan seni di Provinsi Kaltim,
karena melalui olahraga dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat, sebagai modal dasar dalam penyelenggaraan pembangunan.
"Oleh karena itu, kita harapkan seleuruh stakeholders untuk mendukung peningkatan prestasi pada semua cabang olahraga, seperti pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tennis yang diselenggarakan Persatuan Tennis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) Kaltim bekerjsama dengan Dinas Pemuda dan Olaharaga (Dispora) Kaltim," kata Hadi Mulyadi saat membuka Kejurnas Tennis TDP (Turnamen Diakui Pelti) dan Veteran Piala Gubernur Kaltim 2019, yang di gelar di lapangan tennis GOR Segiri Samarinda, Rabu (3/4/2019).
Hadi Mulyadi mengharapkan dari Kejurnas Tennis ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet tennis yang handal dan berprestasi baik didalam daerah, maupun pada tingkat nasional dan internasional.
"Oleh karena itu, kita harapkan Kejurnas ini, mampu melahirkan atlet-atlet tennis handal dan berprestasi yang nantinya dapat mengharumkan nama dearah pada turnamen tennis baik tingkat nasional maupun nasional," kata Hadi Mulyadi.
Ketua Umum Pelti Pusat Rildo Ananda Anwar mengatakan Kejurnas tennis yang dilaksanakan tidak memandang usia, hal itu dibuktikan pesertanya ada juga yang veteran. Oleh karena itu diharapkan dapat mengorbitkan atlet-atlet muda yang berperstasi disegala tingkatan, baik daerah, nasional maupun inetrenasional.
" Kami inginkan, atlet-atlet muda Kaltim dapat menjadi penerus dan kebanggan Kaltim dalam berbagai turnamen dan Kejurnas dan inetrenasional seperti yang telah ditorehkan
Petennis andalan Kaltim Abdul Kahar Mim," pesan Rildo Ananda Anwar.
Sementara Ketua Umum Pelti Kaltim Zairin Zain mengatakan, Kerjurnas TDP dan veteran yang dilaksanakan untuk melihat peringkat-peringkat nasional yang akan dilakukan Pelti pusat, dengan demikian kegiatan ini sebagai ajang untuk melihat TDPnya bisa naik khususnya untuk Kaltim.
"Sehingga kalau rankingnya tinggi, otomatis atlet tennis kita bisa lolos pra PON, tampa mengikuti pra PON lagi, sehingga Kejurnas ini sebagai ajang untuk mengukur kemampuan atlet tennis kita, disamping itu juga sebagai ajang untuk mencari bibit atlet yang handal dan berprestasi untuk menggantikan atlet tennis senior maupun veteran," kata Zairin Zain.
Kepala Dinas Pemuda dan Olharaga (Dispora) Kaltim Syirajudin, dalam laporannya mengatakan, Kejurnas tennis yang digelar mulai 1-7 April, dan di ikuti 96 peserta yang berasal dari 16 provinsi dan dari Negara Malaysia.
"Jumlah tersebut terdiri dari katagori senior putra-putri, kualifikasi dan babak utama, kemudian katagori veteran diikuti tiga provinsi yaitu Kaltim, Kaltara dan Kalsel, untuk usia 40 tahun, 45 tahun, 50 tahun, 55 tahun dan 60 tahun," kata Syirajudin.(mar/poskotakaltimnews.com)



