Dewan Ingatkan Pemkab Berau Antisipasi Judol Di Berau Sebelum Berkembang

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Anggota DPRD Berau asal partai Gerindra, M Ichsan Rapi mengingatkan Pemkab Berau untuk antisipasi dini penanganan  Judi Online (Judol) terutama bagi pelajar hingga anak di bawah umur di Kabupaten Berau.

 

”Karena akses judi Online yang sangat mudah dijangkau membuat persoalan ini semakin rumit kami minta  Pemkab Berau perlu ambil langkah  mengantisipasi mulai dari sekolah hingga lingkungan sekitar,” ungkapnya baru-baru ini di Kantor Dewan Jalan Gatot Subroto baru-baru ini.

 

Salah satu faktor munculnya tindak kriminalitas tambah M Ichsan Rapi adalah dari Judol. Dan dari dulu hal ini sudah diwanti-wanti dan sudah banyak kejadian serupa akibat hal yang sama. Apalagi info  Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pernah membuat laporan nilai transaksi Judol yang telah mencapai Rp200 triliun sampai pada pertengahan September 2023 lalu.

 

“Berdasarkan data PPATK, nilai transaksi judi Online tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun. Sebab, judi Online lebih banyak menjerat masyarakat kelas menengah ke bawah,” tukasnya.

 

Ironisnya lagi kalangan anak-anak muda hingga di bawah umur sudah mengenal Judol. “Kalau kita tidak segera ditangani, bisa timbul kerawanan sosial. Harus ada tindakan tegas dari pemerintah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ucapnya lagi.

 

Kepada Aparat juga diharapkan segera menindak tegas dengan memblokir Judol. Termasuk Pemerintah daerah juga segera mengambil solusi dan aksi agar virus candu Judol tidak menyebar ke generasi muda.

 

“Generasi muda adalah masa depan bangsa. Sehingga, untuk mencegah timbulnya korban akibat terpapar judi Online, maka sudah seharusnya Pemkab bergerak cepat untuk mengantisipasi maraknya kasus karena judi Online,” terangnya.

 

Terlebih, situs Judol telah merambah ke mana-mana, bisa diakses siapa saja. Mulai dari masyarakat, remaja hingga pelajar.

“Ini harus segera ditindaklanjuti, agar tidak menyebar luas di Kabupaten Berau,” tukasnya lagi. (sep/FN/Advertorial)