Diarpus Kukar Dorong Era Digitalisasi untuk Tingkatkan Minat Literasi Masyarakat Kutai Kartanegara

img

Kadis Diarpus Kukar Hj. Aji Lina Rodiah (pic:tanty)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Dalam upaya meningkatkan literasi masyarakat, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong penerapan perpustakaan digital dan memperkuat pengelolaan kearsipan di berbagai sektor.

 

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kukar, Hj Aji Lina Rodiah, mengungkapkan berbagai pencapaian dan rencana strategis yang sedang dilakukan untuk menjawab kebutuhan era digitalisasi.

 

Menurut Hj Aji Lina, Kukar telah meluncurkan perpustakaan digital sejak tahun lalu, yang memungkinkan masyarakat mengakses buku dan literatur melalui aplikasi daring. Langkah ini mendapatkan apresiasi tinggi di tingkat Nasional, di mana Kukar meraih predikat terbaik dalam pengelolaan perpustakaan digital.

 

“Kami sudah membuka e-Perpustakaan sejak tahun lalu. Tinggal klik, masyarakat sudah bisa melihat koleksi perpustakaan secara digital. Alhamdulillah juga secara nasional menempatkan kita sebagai yang terbaik,” jelas Kadis Diarpus Kukar Lina saat diwawancarai Poskotakaltimnews Kamis (21/11/2024) di ruang kerjanya

 

Selain perpustakaan digital, ia juga mengungkapkan Diarpus Kukar juga aktif mendorong pengembangan perpustakaan di tingkat desa, sekolah, dan organisasi perangkat daerah (OPD).

 

“Sebanyak 10 perpustakaan sekolah baru-baru ini mengikuti akreditasi, dengan hasil 4 mendapatkan predikat A dan sisanya B. Sementara itu, perpustakaan desa juga mencatat kemajuan, meskipun sebagian masih perlu memenuhi standar nasional,” terangnya.

 

Selain itu dalam rangka mendorong budaya baca, Diarpus Kukar juga mengadakan berbagai program seperti pemilihan duta baca untuk siswa SMA dan SMP, serta lomba bertutur untuk anak SD.

 

“Duta baca yang terpilih diharapkan menjadi inspirasi untuk teman-temannya dalam meningkatkan minat baca. Sementara itu, lomba bertutur melatih anak-anak mendongeng, sehingga mereka tidak hanya membaca, tetapi juga mengasah keterampilan menyampaikan cerita,” kata Lina.

 

Sementara itu di bidang kearsipan, ia menyebutkan Kukar juga mencatat pencapaian gemilang dengan meraih predikat tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur dalam pengawasan pengelolaan arsip. Sebanyak 60 OPD, termasuk Kecamatan, telah dinilai, dengan lebih dari 50% memperoleh nilai A.

 

“Kami terus mendorong setiap OPD untuk meningkatkan kualitas pengelolaan arsip. Penggunaan aplikasi (SRIKANDI) Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi juga sudah diimplementasikan hingga ke tingkat desa. Aplikasi ini memungkinkan korespondensi surat-menyurat dilakukan secara digital, bahkan pada hari libur,” tambah Hj. Aji Lina

Lina menambahkan melalui berbagai program inovatif dan dukungan digitalisasi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kukar optimis dapat mendorong budaya literasi dan pengelolaan arsip yang lebih baik, dan meningkatkan minat literasi masyarakat Kukar. (Adv/tan)