Program KKI Dorong UMKM Kukar Naik Kelas, Capai Rp 29 Miliar Per Oktober 2024
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Kukar, Dafip Haryanto. (pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Program
Kredit Kukar Idaman (KKI) yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Kutai
Kartanegara (Kukar) telah memberikan dampak signifikan bagi perekonomian
masyarakat.
Asisten III Bidang Administrasi
Umum Kukar, Dafip Haryanto, mengungkapkan hingga bulan Oktober 2024, dana
pinjaman yang tersalurkan sebesar Rp29,27 miliar melalui program ini. Dengan jumlah penerima pinjaman sebanyak
1.452 pelaku usaha melalui program KKI ini.
Ia juga menekankan bahwa KKI
menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM),
seperti pedagang kaki lima, petani, nelayan, serta pembudidaya ikan. Selain itu
melalui kerja sama dengan Bankaltimtara, program ini menawarkan pinjaman usaha
tanpa bunga, yang terbukti membantu meningkatkan skala usaha masyarakat.
"Program ini tidak hanya
memberikan pembiayaan, tetapi juga mendorong para pelaku usaha untuk
berkembang. Banyak dari mereka yang kini memiliki usaha lebih besar dan lebih
mapan," ujar Dafip, saat diwawancarai awak media Rabu (20/11/24) usai acara
kunjungan TPKAD kota Bontang ke Pemkab Kukar.
Dafip juga menambahkan adanya
revisi Peraturan Bupati tahun 2023 turut memperluas cakupan dan meningkatkan
plafon pinjaman dari Rp25 juta menjadi Rp50 juta.
“Hal ini membuka peluang lebih
luas bagi penerima manfaat, termasuk kelompok petani dan nelayan di kabupaten
Kukar.” Katanya
Ia juga menyoroti keberhasilan
program ini dalam mengubah status pelaku usaha kecil menjadi pengusaha mikro
yang lebih kompetitif, dengan dukungan pembinaan maupun pelatihan dari perangkat
daerah, seperti Dispora Kukar dan Diskop UKM Kukar.
Lebih lanjut, Dafip menambahkan
untuk memastikan jangkauan KKI lebih luas, berbagai upaya juga terus dilakukan
oleh Pemkab Kukar.
“Tentunya untuk realisasi ini berjalan lancar, Pemkab Kukar gencar melakukan sosialisasi melalui berbagai platform, termasuk kegiatan langsung di masyarakat,” pungkasnya.
Dirinya juga berharap dengan
pencapaian yang ada, program KKI terus menjadi motor penggerak peningkatan
taraf hidup masyarakat Kukar. (Adv/tan)