Lapas IIA Tenggarong Fokus Pembinaan Spiritual dan Keterampilan WBP Sepanjang 2024

img

Kepala Lapas IIA Tenggarong, Suparman/pic:tanty

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Sepanjang tahun 2024, Lapas IIA Tenggarong terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui berbagai program unggulan, mulai dari pembinaan spiritual, peningkatan keterampilan, hingga penguatan ketahanan pangan. 

 

Kepala Lapas IIA Tenggarong, Suparman, mengungkapkan bahwa program keagamaan seperti mengaji dan menghafal Al Qur'an telah menjadi fokus utama. Puluhan WBP dijadwalkan diwisuda pada Januari 2025 setelah berhasil menghafal satu hingga tiga puluh juz Al Qur'an.

 

“Program ini juga akan berlanjut di tahun berikutnya dan akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui program Etam Mengaji,” ungkap Suparman saat diwawancarai awak media Jumat (3/1/2025).

 

Di sisi lain, Suparman juga mengatakan keterampilan WBP juga terus diasah melalui program ketahanan pangan, seperti budidaya jamur tiram, ikan gurame, dan lele.

 

“Program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga membekali WBP dengan keterampilan wirausaha yang dapat diterapkan setelah bebas nanti,” ujarnya.

 

Selain itu Suparman juga menegaskan meski menghadapi tantangan kelebihan kapasitas dengan jumlah penghuni mencapai 1.400 orang.

 

“Lapas IIA Tenggarong tetap rutin melakukan razia mingguan untuk memastikan keamanan dan mencegah masuknya barang-barang terlarang,” katanya.

 

Ia juga mengungkapkan ditahun 2024 satu kasus penyelundupan obat-obatan terlarang berhasil digagalkan dan langsung diserahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. 

 

Suparman berharap, ketika para WBP kembali ke masyarakat, mereka dapat diterima dengan baik dan didukung untuk memulai kehidupan baru yang lebih positif.

 

Menurutnya dukungan keluarga dan lingkungan sosial dinilai memiliki peran penting dalam proses reintegrasi ini. 

"Harapan kami, masyarakat dapat menerima dan mendukung WBP agar dapat kembali berkontribusi positif di lingkungan masing-masing," tutupnya. (Tan)