Cegah Pengidap Gangguan Jiwa, Dinkes Kukar Intensifkan Skrining Dini
(Ilustrasi ODGJ/pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR:
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Dinas Kesehatan
(Dinkes) melakukan upaya pencegahan dini masalah kesehatan mental.
Salah satu langkahnya yakni dengan melakukan
skrining awal guna mengidentifikasi Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK).
Kepada awak media Kepala Bidang Pengendalian
Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kukar, Supriyadi,
mengungkapkan identifikasi melalui skrining ini bertujuan guna mencegah
munculnya kasus baru Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Dijelaskannya juga, nantinya jika setelah
diskrining ditemukan adanya masalah, pihak yang bersangkutan (pasien) tersebut
segera mendapatkan perawatan agar tidak berkembang menjadi ODGJ.
“Ini adalah langkah preventif yang kami
lakukan, sebagai upaya pencegahan gejala gangguan jiwa sedini mungkin.” ungkap
Supriyadi belum lama ini
Ia juga menegaskan bahwa antara ODMK (Orang
Dengan Masalah Kejiwaan) dengan ODGJ
(Orang Dengan Gangguan Jiwa) memiliki perbedaan. ODMK adalah seseorang yang
mengalami gangguan mental ringan, tetapi masih dapat beraktivitas dan
bersosialisasi.
“Untuk gejala ODMK bisa berupa kecemasan,
kepanikan, atau tekanan emosional yang belum sampai mengganggu fungsi kehidupan
secara signifikan. Jika tidak ditangani, kondisi ODMK berisiko berkembang
menjadi ODGJ, yang mengalami gangguan mental lebih berat dan memerlukan
perawatan khusus.” Jelasnya
Selain itu menurutnya, gangguan kejiwaan dapat
muncul tanpa disadari akibat berbagai tekanan, baik dari pekerjaan maupun
kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap bagi pasien yang setelah
dilakukan skrining teridentifikasi sebagai ODMK untuk tidak malu mencari
bantuan dan mengikuti perawatan yang ada.” harapnya.
Supriyadi mengatakan, untuk layanan skrining
ini pihaknya akan menyediakan diberbagai
tempat, seperti Puskesmas, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga
acara Car Free Day (CFD).
“Layanan ini kami buka bertepatan dengan
pemeriksaan kesehatan umum. Untuk Pendaftaran kami akan disediakan dalam bentuk
link, sehingga masyarakat juga bisa mengakses skrining secara mandiri,"
tutupnya (tan/adv)