Dorong UMKM Naik Kelas, DiskopUKM Kukar Fokus pada Kualitas dan Pasar
(Plt.Kepala DiskopUKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Sebagai upaya memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil,
dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi daerah, Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil
Menengah (DiskopUKM), melakukan berbagai program untuk meningkatkan daya saing
dan jangkauan pasar para pelaku UMKM.
Pelaksana Tugas (Plt)
Kepala DiskopUKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor, menegaskan bahwa upaya ini tidak
hanya berfokus pada peningkatan aset dan omzet, tetapi juga pada kualitas,
kompetensi, dan inovasi para pelaku usaha.
Sehingga beragam inisiatif
dan program pengembangan terus digulirkan oleh DiskopUKM dengan tujuan utama
meningkatkan daya saing para pelaku mulai dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
(UMKM).
“Upaya ini tidak hanya
berfokus pada peningkatan kualitas produk dan layanan, tetapi juga mencakup
strategi pemasaran yang lebih luas agar produk lokal dapat bersaing di pasar
yang lebih kompetitif, baik di tingkat regional maupun nasional.” ungkap Taufiq
saat diwawancarai awak media Rabu (20/02/2025) usai acara di Pelatihan
Kewirausahaan di Dispora Kukar.
Ia juga menyebutkan
program-program yang telah dirancang bertujun guna memberikan dukungan yang
komprehensif, mulai dari pelatihan keterampilan, akses permodalan, hingga
pendampingan dalam mengembangkan jaringan pemasaran yang lebih luas dan
berkelanjutan.
“Kami terus mengadakan
pelatihan dan pendampingan, bekerja sama dengan berbagai pihak agar program
yang diberikan lebih efektif. Kami ingin memastikan bahwa setiap pelatihan
benar-benar bermanfaat dan tidak diikuti oleh orang yang sama secara berulang,”
tandasnya.
Menurutnya juga potensi
UMKM di Kukar sangat besar, terutama di sektor kuliner, yang menjadi mayoritas
dari puluhan ribu pelaku usaha yang terdaftar. Sebab itu peningkatan keterampilan
dan standarisasi produk, termasuk sertifikasi halal, menjadi prioritas agar
produk UMKM lebih kompetitif di pasar yang lebih luas.
“Sertifikasi halal bukan
hanya tentang keamanan konsumen, tetapi juga menambah nilai jual produk agar
lebih dipercaya dan memiliki daya saing yang lebih tinggi,” tambahnya.
Melalui berbagai strategi
ini, DiskopUKM Kukar berharap UMKM di daerah dapat terus berkembang dan
memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian lokal. (adv/tan)