Optimalkan Transportasi Pelajar, Dishub Kukar Uji Coba Aplikasi Monitoring Bus Sekolah

img

(Bus Sekolah Pemkab Kukar/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berinovasi dalam meningkatkan layanan transportasi bagi pelajar. Salah satu upaya terbaru adalah pengembangan aplikasi monitoring bus sekolah , yang saat ini tengah diuji coba di Loa Tebu.

Hal ini diungkapkan Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi. Ia menjelaskan aplikasi Monitoring Bus Sekolah ini sebagai sarana Dishub Kukar memantau jumlah siswa yang menggunakan bus sekolah setiap hari. Selain itu guna memastikan efektivitas layanan, serta mengoptimalkan penggunaan BBM berdasarkan data yang akurat. 

"Dengan aplikasi Monitoring Bus Sekolah itu kami bisa melihat secara real-time berapa banyak murid yang naik bus perharinya. Jadi kita benar-benar dari aplikasi itu membuktikan bahwa layanan bus sekolah memang digunakan dan diisi penumpang.” ujar Junaidi saat diwawancarai Poskotakaltimnews Senin (24/02/2025) di ruang kerjanya.

Aplikasi monitoring ini sendiri sudah aktif sejak dua bulan terakhir, namun saat ini masih dalam tahap evaluasi. Ia juga mengatakan ke depannya aplikasi ini akan diterapkan di semua bus sekolah yang ada di Kukar.

Dirinya juga beranggapan dengan dilakukannya pengembangan aplikasi ini, seperti fitur tambahan pemantauan rute, koordinat perjalanan, serta data jarak tempuh untuk keperluan administrasi dan efisiensi biaya operasional. Tidak ada data yang tidak tercatat dan memudahkan Dishub Kukar melakukan pengawasan.

Selain itu Junaidi mengatakan meski program bus sekolah telah berjalan, diakuinya bahwa pengadaan bus belum sepenuhnya menyelesaikan masalah transportasi bagi pelajar di Kukar. Terlebih saat ini, jumlah siswa yang membutuhkan transportasi masih jauh lebih banyak dibandingkan jumlah bus yang tersedia. 

"Jumlah pelajar ada ribuan, sementara kapasitas satu bus hanya untuk 30 orang. Di Tenggarong Seberang saja, 10 unit bus yang ada masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh siswa," ujarnya.

Oleh karena itu, dengan data yang diperoleh dari aplikasi ini  kedepannya akan menjadi dasar bagi Dishub Kukar dalam merancang kebijakan transportasi pelajar yang lebih efektif di masa mendatang. 

“Dengan pemantauan yang lebih baik, kami bisa memastikan bahwa layanan ini benar-benar bermanfaat bagi pelajar yang membutuhkan.” tutupnya (adv/tan)