Hari Pertama Masuk Kantor Gubernur Kaltim, Gubernur Rudy dan Wagub Seno Ikuti Pemberian Tepung Tawar
Oleh Admin2 menit baca1.200 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS,SAMARINDA: Hari pertama masuk kantor Gubernur, Gubernur Kalimantan Timur H Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengikuti prosesi tepung tawar, yang merupakan prosesi ritual penyambutan selamat datang kepada pimpinan, dengan harapan pimpinan mendapat keberkahan dan perlindungan dalam melaksanakan tugasnya di Benua Etam.
Prosesi pemberian Tepung Tawar kepada Gubernur Kaltim dan Wagub Kaltim dilakukan langsung sesupuh Kesultanan Kutai Kartanegara H Adji Pangeran Haryo Kusuma Poeger, dengan diawali tepung tawar yang terbuat dari bedak kuning dicampur sedikit air, diberikan mulai dari pungung tangan dan telapak tangan kanan kiri, kemudian kepala dan pundak kiri-kanan dan dan kedua kaki, yang dilaksanakan di teras Kantor Gubernur Kaltim, Senin 3 Maret 2025.
dan proses terakhir pelaksanaan Tepung Tawar, Gubernur Rudy Mas’ud dan Wagub Seno Aji menarik Ketikai Lepas (terbuat dari janur kuning) ke belang, dengan makna Gubernur Kaltim dan Wagub Kaltim sebagai niat menjadi gubernur dan Wagub sudah tercapai dan menghilangkan atau melepas segala bala, setelah itu dihamburkan beras kuning.
Setelah mengikuti prosesi Tepung Tawar, gubernur Kaltim dan Wagub Kaltim masuk ke dalam kantor Gubernur Kaltim diterima dan memberikan ucapat selamat datang dan selamat bertugas dari Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Asisten dilingkup Setdaprov Kaltim, seluruh kepala perangkat daerah dilingkup Pemprov Kaltim dan seluruh Kepala Biro dilingkup Setdaprov Kaltim, yang berjejer menuju Ruang Serba Guna Ruhui Rahayu, lantai 1 Kantor Gubernur Kaltim.
Sebelum masuk ruang Ruhui Rahayu, Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni dan H Adji Pangeran Haryo Kusuma Poeger menyaksikan Tari Topeng Wirun persembahan dari Yayasan Sangkoh Piatu dari Kesultanan Kutai Kartanegara, setalah itu Gubernur menuju Ruangan Ruhui Rahayu untuk memimpin acara Rapat Pimpinan.
H Adji Pangeran Haryo Kusuma Poeger menjelaskan makna dari prosesi Tepung Tawar merupakan tradisi adat Kutai yang dilaksanakan sejak berdirinya kerajaan Kutai Kartanegara. maknanya apabila sesoerang raja atau seorang penjabat masuk ke arena dipadukan dengan senenan (gemalan) dimana irama yang diharapkan bagaimana suaranya merdu begitu juga harapan pemimpin dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. dan Adat Tradisi tepung Tawar akan terus dilestarikan sebagai adat budaya ini di Benua Etam.(mar)



