Pertamina Pastikan Ketersediaan BBM dan LPG Aman Selama Ramadan dan Idul Fitri 2025
Oleh Admin2 menit baca1.211 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN : Menyambut peningkatan permintaan energi selama Ramadan dan Idul Fitri 2025, PT Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan mengungkapkan komitmennya untuk memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tetap aman dan lancar.
Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi lonjakan permintaan. Di antaranya adalah peningkatan stok, optimalisasi distribusi, dan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri 2025 yang akan bertugas mengawasi kelancaran distribusi selama arus mudik dan balik.
“Kami memastikan pasokan BBM dan LPG dalam kondisi aman dan mencukupi. Semua langkah penguatan distribusi sudah disiapkan di titik-titik strategis untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, terutama di jalur mudik dan daerah dengan konsumsi tinggi,” ujar Edi.
Pertamina Patra Niaga telah meningkatkan stok BBM dan LPG di Depot serta Terminal BBM yang ada di Kalimantan. Diperkirakan, konsumsi BBM jenis gasoline (Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo) akan naik sebesar 4,4%, sementara jenis Gasoil (Dexlite, Pertamina Dex, dan Biosolar) akan meningkat sebesar 0,9%. Kenaikan permintaan Avtur diperkirakan mencapai 23,2%, sedangkan LPG subsidi 3 kg dan non-subsidi juga diperkirakan meningkat sebesar 9,1% selama periode Ramadan dan Idul Fitri.
Selain meningkatkan stok, distribusi juga dioptimalkan dengan penambahan armada mobil tangki. Pertamina Patra Niaga juga telah menjalin koordinasi erat dengan pemerintah daerah dan aparat terkait untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar.
Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2025 akan mulai beroperasi pada 17 Maret hingga 13 April 2025, bertugas untuk memonitor ketersediaan BBM dan LPG serta menangani potensi kendala distribusi di lapangan.
Untuk memaksimalkan layanan kepada masyarakat, Pertamina juga menyediakan berbagai layanan tambahan. Sebanyak 90 SPBU akan beroperasi 24 jam di jalur-jalur strategis seperti jalur tol, jalur wisata, dan jalur logistik. Selain itu, satu titik Kiosk Pertamina Siaga akan disiapkan di lokasi tanpa SPBU untuk menyediakan Pertamax dan Dex series. Ketersediaan LPG juga dijamin dengan 246 agen LPG yang siap 24 jam di wilayah dengan permintaan tinggi.
“Layanan antar BBM menggunakan motor juga akan hadir di lokasi rawan kemacetan dengan empat unit kendaraan. Kami juga menyiapkan dua unit mobil tangki cadangan untuk SPBU dengan konsumsi tinggi,” tambah Edi.
Untuk kenyamanan para pemudik, tersedia tiga lokasi Serambi MyPertamina yang dilengkapi dengan fasilitas istirahat, layanan kesehatan, dan nursery room. Edi juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM dan LPG secara bijak dan memanfaatkan layanan digital seperti MyPertamina untuk mencari SPBU terdekat dan transaksi non-tunai.
“Dengan langkah-langkah antisipatif ini, kami optimistis dapat memenuhi kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dengan aman dan lancar,” tutup Edi.
Sebagai bagian dari subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menyalurkan energi kepada masyarakat secara optimal, memastikan kebutuhan energi tetap terjaga di setiap momen penting.(mid)



