Pemkab Kukar Dukung Sinergi Lima Kementerian untuk Percepatan Pembangunan
(Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar)
berkomitmen untuk mendukung percepatan pembangunan di sektor agraria,
pertanahan, dan tata ruang melalui sinergi dengan lima kementerian.
Hal ini disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, usai mengikuti rapat virtual (zoom meeting) di ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, yang diadakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Kamis (17/03/2025).
Taufik mengungkapkan rapat
virtual tersebut terkait penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian
Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kemendagri,
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Desa,
Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), serta Badan
Informasi Geospasial (BIG).
Lebih lanjut Taufik
mengungkapkan bahwa nota kesepahaman ini akan menjadi pedoman bagi daerah dalam
mensinergikan tugas dan fungsi dengan kementerian terkait.
"Jadi kerja sama yang
ditanda tangani tadi meliputi percepatan pendaftaran tanah, pengelolaan aset di
area penggunaan lain (APL), serta penyelesaian konflik agraria dan tata ruang.”
ujar Taufik kepada awak media usai mengikuti zoom meeting .
Taufik mengatakan dalam
hal ini Pemkab Kukar siap menjalankan program ini sesuai dengan arahan
pemerintah pusat.
Ia menyebutkan salah satu
arahan penting bagi setiap kabupaten maupun kota dalam rapat tersebut adalah
percepatan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di seluruh
puskesmas.
"Kami diminta untuk
memaksimalkan layanan CKG dengan memanfaatkan anggaran APBD dan Dana Alokasi
Khusus (DAK). Selain itu, kami akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat
semakin memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin," jelasnya.
Sementara itu dalam sektor
perumahan, Taufik menyebutkan Pemkab Kukar juga mendukung program nasional
penyediaan tiga juta rumah subsidi.
Taufik mengaku dalam hal
ini Pemkab Kukar tengah menginventarisir lahan yang berpotensi masuk dalam
kategori bank tanah untuk dialokasikan dalam program ini.
"Kami siap
berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyesuaikan program ini dengan
kebutuhan daerah,” pungkasnya (adv/tan)