Dishub Pastikan Kelancaran Transportasi Laut dan Sungai Penyeberangan Dermaga Sangggam di Tanjung Redeb
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau memastikan kesiapan transportasi angkutan sungai dan laut selama arus mudik Lebaran. Kepala Bidang Angkutan Darat dan Sungai Dishub Berau, Hendra, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengawasan sejak beberapa hari terakhir, bekerja sama dengan berbagai stakeholder terkait.
"Edaran yang disampaikan
kepada kami mengharuskan keterlibatan semua pihak terkait. Kami sudah melakukan
pengawasan mulai dari transportasi darat hingga ke tempat penyeberangan
angkutan orang," ujar Hendra.
Saat ini, armada yang tersedia
untuk penyeberangan dari Tanjung Redeb melayani tujuan utama ke Pulau Maratua.
Namun, jika terdapat penumpang dengan tujuan Pulau Derawan, mereka dapat
diantar sekaligus dengan jumlah penumpang yang mencukupi.
Mengenai harga tiket, Hendra
menjelaskan bahwa tarif yang diberlakukan masih dalam batas normal, yaitu Rp310
ribu per orang untuk rute Pulau Maratua dan Pulau Derawan.
"Untuk anak-anak, ada
pengurangan sebesar Rp10 ribu, menyesuaikan dengan jumlah seat yang tersedia di
speedboat," tambahnya.
Dishub juga memastikan kapasitas
armada disesuaikan dengan jumlah penumpang yang ada. Jika lonjakan penumpang
terjadi menjelang puncak arus mudik, pihaknya siap menambah armada.
"Sejauh ini armada yang
tersedia lebih dari 15 unit. Jika jumlah penumpang meningkat, kami akan
menambah sekitar 7 hingga 10 armada tambahan," ungkapnya.
Selain itu, Dishub juga akan
menyesuaikan jam operasional berdasarkan jumlah penumpang. Saat ini, jadwal
keberangkatan dilakukan dua kali dalam sehari. Namun, jika terjadi peningkatan
penumpang, keberangkatan akan ditambah dengan tetap memperhatikan batas waktu
operasional hingga pukul 15.00 WITA.
"Kami memperkirakan jumlah
penumpang dalam satu kali pemberangkatan bisa mencapai 100 orang. Namun, angka
ini masih bersifat maksimal karena biasanya terjadi fluktuasi jumlah
penumpang," jelas Hendra.
Untuk memastikan keamanan dan
kelancaran perjalanan, Dishub telah berkoordinasi dengan berbagai instansi,
termasuk Polairud, BPBD, Jasa Raharja, dan Basarnas.
"Kami menyiapkan manifes penumpang agar tidak ada kelebihan kapasitas di speedboat," tegasnya.
Di Dermaga Sanggam, sebanyak tujuh personel disiagakan di pos jaga untuk mengawasi arus penumpang. Sementara itu, sistem pemesanan tiket masih dilakukan secara offline melalui pos di dermaga, guna memastikan keteraturan jumlah penumpang yang akan diberangkatkan. Dengan berbagai langkah yang telah disiapkan, Dishub berharap arus mudik dan balik berjalan lancar serta aman bagi seluruh penumpang. (sep/FN)