Wisatawan Asal Tiongkok yang Hilang di Perairan Maratua Ditemukan Meninggal Dunia

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Setelah  dari 24 jam dinyatakan hilang di perairan Pulau Maratua, Kabupaten Berau, seorang wisatawan asal Tiongkok bernama Zhang Xiaohan akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada Sabtu (3/4/2025) tadi sekitar pukul 15.02 Wita. Jenazah Zhang Xiaohan kemudian diberangkatkan dari Pulau Maratua pada pukul 16.00 Wita dan tiba di Dermaga Pelabuhan Sanggam, Tanjung Redeb, sekitar pukul 19.00 Wita.

 

Dalam penjelasannya Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Berau, Nofian Hidayat, mengatakan bahwa korban ditemukan setelah 31 jam berada di dalam laut, tepatnya di perairan sekitar Pulau Kakaban, Kampung Payung Payung.

 

“Adapun korban berada dalam laut selama kurang lebih 31 jam dari ditemukan sekitar  pukul 15.02 Wita,” ujar Nofian saat dikonfirmasi.

 

Masih dalam penjelasannya Nofian mengungkapkan bahwasanya tim SAR menemukan korban masih mengenakan pakaian dan perlengkapan menyelam secara lengkap.

 

“Saat ditemukan Korban dengan pakaian dan atribut selam yang masih lengkap. Adapun jarak penemuan jenazah dengan lokasi awal hilangnya korban hanya sekitar 50 meter,” terangnya lagi.

 

Nofian juga mengungkapkan kondisi fisik korban saat ditemukan. Ia menyebutkan mulut korban mengeluarkan busa dan darah juga terlihat keluar dari hidung. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.


"Pada saat evakuasi, korban ditemukan dalam kondisi mulut berbusa dan mengeluarkan darah dari hidung. Tidak ada tanda-tanda kekerasan,” terang Nofian.

 

Ia menambahkan bahwa proses lebih lanjut akan ditangani oleh tim forensik. Dan dari informasi yang diperoleh pihak BPBD, korban diketahui telah memiliki lisensi Divemaster.

 

“Informasi yang saya terima dari pihak resort, korban baru saja lulus sebagai Divemaster. Tapi saya belum melihat dokumennya secara langsung,” tutup Nofian.

 

Sebelumnya dikabarkan seorang warga negara asing (WNA) asal China dilaporkan hilang saat melakukan penyelaman di perairan Pulau Kakaban, Kecamatan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Jumat sekitar pukul 07.30 Wita, 2 Mei 2025.

 

Kapolsek Maratua, IPTU Taufik Hidayat menjelaskan, korban merupakan bagian dari rombongan tamu Green Nirvana Resort yang berjumlah 17 orang. Rombongan ini berangkat menuju spot penyelaman Kelapa Dua di perairan Pulau Kakaban dan tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 wita.

 

“Korban yang berinisial ZX melakukan penyelaman bersama 14 penyelam lainnya, terdiri dari 12 wisatawan dan 3 pemandu selam, serta dibantu dua kru speedboat," ujar IPTU Taufik, Jumat (2/5/2025).

 

Dari keterangan saksi, korban sempat kembali menyelam ke kedalaman sekitar 30 meter untuk mencari kameranya yang terjatuh, setelah sebelumnya seluruh peserta penyelaman diinstruksikan naik ke permukaan oleh pemandu selam. Setelah menyelam kembali untuk mengambil kamera, korban tidak muncul ke permukaan.

Tiga pemandu selam yang turut serta, yaitu W, M, dan A, langsung melakukan pencarian di lokasi, namun korban tidak berhasil ditemukan. Peristiwa tersebut segera dilaporkan oleh pemandu selam kepada manajemen Green Nirvana Resort dan diteruskan ke Polsek Maratua. Hingga saat ini, tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, serta BPBD masih melakukan pencarian di beberapa titik sekitar lokasi hilangnya korban. (sep/FN)