Bentuk Perhatian Terhadap Pendidikan di Desa, Pemdes Muara Ritan Hadirkan Transportasi Gratis untuk Pelajar

img

Mobil Transportasi Gratis untuk pelajar di Desa Muara Ritan. (pic:FacebookMuaraRitan)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Pemerintah Desa Muara Ritan di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mengambil langkah progresif dengan mengalokasikan dana desa untuk menyediakan transportasi gratis bagi pelajar yang harus melanjutkan pendidikan ke luar desa.

 

Inisiatif ini muncul sebagai solusi atas keterbatasan infrastruktur pendidikan di Muara Ritan, yang belum memiliki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA).

 

Akibatnya, para pelajar harus menempuh sekolah dengan jarak bepergian ke Desa-desa sekitar yang jangkauanya cukup jauh.

 

Atas kondisi tersebut, Kepala Desa Muara Ritan, Ardy Maroni, mengungkapkan bahwa meskipun jarak ke sekolah-sekolah tersebut tidak terlalu jauh jika dilalui lewat sungai sekitar lima kilometer namun jika ditempuh melalui jalur darat, jaraknya bisa mencapai sepuluh kilometer.

 

Ia menilai hal ini menyulitkan pelajar, terutama mereka yang masih duduk di bangku SMP, karena harus menempuh perjalanan yang tidak selalu aman secara mandiri.

 

“Sebelumnya memang pernah ada layanan antar-jemput menggunakan perahu atau ferry, tapi kini layanan itu sudah tidak beroperasi. Sementara perahu kecil yang tersedia tidak memadai dari segi kapasitas dan keselamatan,” ujar Ardy saat diwawancarai Rabu (28/05/2025) via telepon.

 

Ardy mengatakan transportasi gratis tersebut mulai beroperasi sejak tanggal 19 Mei 2025. Ia juga menyebut kehadiran transportasi tersebut sebagai bentuk tanggung jawab atas keselamatan dan kenyamanan pelajar.

 

“Kita pemerintah desa menyediakan satu unit kendaraan dengan kapasitas angkut delapan hingga sepuluh siswa. Kendaraan ini dijadwalkan melayani dua kali perjalanan pulang-pergi setiap hari,” jelasnya.

 

“Kita lengkapi fasilitas penunjang pelajar kita agar semakin semangat belajarnya. Kendaraan antar jemput pelajar ini sementara kita siapkan untuk pelajar desa Muara Ritan yang bersekolah di SMPN 2 Tabang dan SMAN 2 Tabang,” tambah Ardy.

 

Lebih lanjut, Ardy menyebut program ini juga merupakan kelanjutan dari bantuan bus sekolah yang telah diluncurkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) dan Bupati Kukar untuk wilayah hilir Kecamatan Tabang sejak tahun lalu.

 

Adapun rute layanan bus tersebut mencakup desa-desa seperti Muara Ritan, Ritan Baru, Tukung Ritan, hingga Long Lalang menuju SMK 1 Kembang Janggut.

 

“Dengan adanya layanan ini, para orang tua merasa lebih tenang karena anak-anak tidak lagi harus bepergian sendiri dengan transportasi yang berisiko. Selain itu, biaya transportasi yang sebelumnya menjadi beban keluarga kini dapat dialihkan untuk keperluan lain,” tambah Ardy.

Ia juga menyampaikan harapan besar bahwa program transportasi gratis ini dapat menjadi pemantik semangat bagi anak-anak di wilayah desanya yang masih sulit dijangkau, untuk terus melanjutkan pendidikan mereka tanpa harus khawatir soal akses dan keamanan. (Adv/Tan)