Komitmen Pemkab Berau Fasilitasi Komunitas Adat Terpencil Dewan Minta Ditingkatkan
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Wakil Ketua Komisi III DPRD Berau, Ahmad Rifai, mendorong agar Pemkab Berau terus meningkatkan komitmennya dalam memfasilitasi kehidupan masyarakat komunitas adat terpencil, khususnya di wilayah pedalaman seperti Teluk Sumbang.
“Sejak lama setelah
ada program yang digagas oleh Dinas Sosial untuk membantu komunitas yang
tinggal di kawasan terpencil, termasuk memberikan pelatihan dan pembangunan
perumahan layak huni,” ujarnya dikantor DPRD Berau Jalan Gatot Subroto
Kelurahan Sei Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb.
Dulu itu programnya
tambah Ahmad Rifai, masyarakat Komunitas
Adat Terpencil dilatih, diberikan rumah, dan diedukasi agar bisa menjalani
kehidupan yang lebih baik. Tapi tantangannya tidak mudah, ada yang kembali ke gua
karena sudah terbiasa hidup di sana.
“Karenanya
pendampingan terhadap komunitas ini tidak boleh berhenti, dan harus dimasukkan
dalam program kerja instansi terkait, baik Dinas Sosial maupun OPD lain yang relevan,”
tukasnya lagi .
Apalagi, komunitas
adat terpencil di Berau terdiri dari dua kelompok besar, yakni masyarakat yang
tinggal di gua-gua di pedalaman dan masyarakat yang hidup secara nomaden
di wilayah perairan.
“Kalau di laut, mereka hidup berpindah dengan perahu. Kalau di darat, mereka tinggal di gua. Tapi semuanya adalah saudara kita. Pemerintah harus hadir untuk memastikan mereka tidak tertinggal,” katanya.
Ia mengapresiasi upaya pemerintah selama ini yang dinilainya telah membawa perubahan positif. Namun ia menekankan bahwa pendampingan jangka panjang tetap dibutuhkan agar mereka bisa hidup setara dan mandiri. (sep/FN/Advertorial)