Dispar Kukar Siapkan Eroh Bebaya 7 di Titik Nol Yogyakarta, Angkat Tema “Festival Benua Etam Nusantara”
(Eroh Bebaya Dispar Kukar/pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara
(Kukar) kembali bersiap menyelenggarakan event budaya unggulan bertajuk Eroh
Bebaya ke-7, yang telah menjadi agenda rutin tahunan sebagai media promosi seni
dan adat istiadat Kutai ke luar daerah.
Untuk tahun ini, Eroh
Bebaya akan digelar pada tanggal 28 Juni
2025, tepatnya di Monumen SO 1 Maret Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.
Hal tersebut diungkapkan
Plt. Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar,
Awang Ivan Ahmad saat ditemui diruang kerjanya Kamis (19/06/2025).
Ia menyampaikan bahwa
pihaknya telah melakukan finalisasi konsep acara, sekaligus membangun
komunikasi dan koordinasi secara langsung dengan Dinas Pariwisata DIY beberapa
waktu lalu.
Dalam pertemuan tersebut,
Ivan mengatakan Dispar Kukar turut didampingi oleh para mahasiswa asal Kukar
yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Kutai Kartanegara (IPM Kukar)
yang menetap dan menempuh pendidikan di Yogyakarta untuk melakukan koordinasi
terkait event Eroh Bebaya ini.
“Kami sudah dalam tahap
presentasi konsep kegiatan kepada Dinas Pariwisata Jogja. Kami juga telah
sampaikan secara langsung sebagai bentuk permohonan izin sekaligus meminta
arahan,” katanya.
Ivan menambahkan bahwa
aspek perizinan dan penentuan titik lokasi menjadi salah satu poin utama dalam
koordinasi tersebut.
“Kami memang berencana
melaksanakan kegiatan di kawasan Titik Nol, namun ternyata sedang ada perbaikan
jadi lokasi penyelenggaraan dipindah,” ujar Ivan
Meski demikian, Ivan yakin
pelaksanaan acara tersebut tetap meriah seperti sebelum-sebelumnya. Sebab ia
juga menyebutkan pada Eroh Bebaya ini pihak Dispar juga menggaet beberapa OPD
yang turut serta seperti Disdik, Diskopum, serta Dispora Kukar.
“Untuk talent-talent yang
akan tampil kita juga bawa dari Kukar, namun dari mahasiswa jogja pun juga ada
yang akan tampil nantinya,” terang Ivan.
Selain itu dengan
pelaksanaan event ini, Ivan yakin budaya Kukar akan lebih dikenal masyarakat
luas. Terlebih Yogyakarta dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki ruang
publik yang kerap dimanfaatkan untuk event-event kreatif, budaya, dan
komunitas.
Ivan juga menaruh harapan
besar agar pelaksanaan Eroh Bebaya tahun ini mendapatkan dukungan maksimal dari
semua pihak, termasuk mahasiswa Kukar yang berdomisili di Yogyakarta.
“Eroh Bebaya 2025 ini kami
upayakan akan tampil lebih baik dari tahun sebelumnya. Kami ingin menyuguhkan
pertunjukan seni yang lebih variatif, memberikan ruang promosi bagi UMKM Kukar,
dan memperkuat interaksi budaya. Ini semua demi membangun citra positif Kukar
lewat pendekatan diplomasi budaya yang kuat,” tutup Ivan. (Adv/Tan)