46.099 Perempuan Kepala Keluarga di Kukar Diperhatikan, Inovasi “Perkakas Diri” Jadi Harapan Baru
Oleh Admin2 menit baca1.296 dibaca

Ketua TP PKK Kukar Andi Deezca P saat menghadiri Launching Perkakas Diri. (pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Sebanyak 46.099 Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini memiliki harapan baru. Kehadiran program Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga Berkualitas dan Mandiri (Perkakas Diri) yang di launching hari ini oleh Ketua TP PKK Kukar, Andi Deezca Pravidia Aulia.
Membawa angin segar bagi para perempuan yang selama ini memikul peran ganda sebagai ibu sekaligus pencari nafkah utama dalam keluarga.
Launching tersebut digelar di Odah Etam, Balai Pertemuan Umum Kecamatan Tenggarong. Peluncuran inovasi ini disambut antusias oleh para peserta, khususnya para perempuan tangguh yang selama ini bekerja keras membesarkan anak-anak, membangun keluarga, dan tetap berkontribusi bagi masyarakat.
Ketua TP PKK Kukar dalam sambutannya dengan tegas menyatakan, bahwa Perempuan Kepala Keluarga adalah Wonder Women yang harus didampingi dan diberdayakan.
Ia menyampaikan bahwa jumlah PEKKA di Kukar yang mencapai lebih dari 46 ribu jiwa, adalah bukti bahwa program pemberdayaan ini bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan kebutuhan nyata.
"Kondisi ini bukan angka semata, tapi cerita dari ribuan kehidupan yang membutuhkan dukungan nyata. Melalui inovasi Perkakas Diri, kami ingin hadir di tengah-tengah para ibu Kepala Keluarga, memberikan akses pelatihan, dukungan ekonomi, dan ruang untuk berkembang," jelas Andi Deezca.
Dalam kesempatan itu dirinya menyampaikan apresiasi atas launching program yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kukar melalui reformer Hj. Chalimatus Saq’diah.
Ia menilai kehadiran program ini diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi perempuan kepala keluarga, dari aspek ekonomi, sosial, hingga keterampilan digital dan kewirausahaan.
Program ini juga dianggap sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi besar PEKKA dalam pembangunan. Pada kesempatan itu juga Ketua TP PKK Kukar menegaskan bahwa perempuan adalah fondasi bangsa, sebagaimana perjuangan Bunda RA Kartini dan Dewi Sartika di masa lalu.
“Sebagai kepala keluarga, perempuan sering menghadapi beban berlipat membesarkan anak, bekerja di sektor informal, menghadapi stigma sosial, hingga memikul tanggung jawab finansial sendiri,” katanya.
“Namun dengan hadirnya Perkakas Diri, mereka kini mendapatkan pendampingan, pelatihan usaha, hingga jejaring sosial yang bisa memperkuat peran mereka dalam keluarga dan masyarakat,” tambahnya.
Dirinya juga berharap PEKKA bukan hanya dibantu hari ini, tapi terus diberdayakan. Ia ingin perempuan mempunyai hak untul mandiri, ingin maju, ingin anak-anaknya tumbuh dalam keluarga yang kuat.
“Harapan kita, kegiatan ini salah satunya dapat meningkatkan keberdayaan ekonomi Perempuan Kepala Keluarga dan sekaligus dapat memberikan kesempatan lebih besar untuk meningkatkan status ekomominya serta nantinya dapat berkontribusi bagi Pembangunan Masyarakat didaerah,” harap Andi Deezca.
Diakhir sambutannya Andi Deezca mengajak masyarakat melakulan Gerakan Bersama dengan semangat Equality and responsibility, untuk seluruh Perempuan Kepala Keluarga diwilayah Kukar.
“Dan bagi Para Perempuan, ayo etam terus berkarya, menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri dan terus meningkatkan kualitas dan kapabilitas diri, sehingga bisa menjadi kekuatan yang besar menyejahterakan keluarga dan mewujudkan cita-cita bangsa,” tutupnya. (Adv/Tan).




