Disdikbud Kukar Akui Masih Kekurangan Tenaga Pendidik Tingkat SMP
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Peningkatan mutu pendidikan di tingkat SMP Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih menghadapi sejumlah kendala besar. Persoalan itu mencakup keterbatasan tenaga pendidik, sarana prasarana, hingga akses pendidikan di daerah terpencil.
Plt Kepala Bidang
Pembinaan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, mengungkap bahwa jumlah guru
di beberapa sekolah belum seimbang dengan kebutuhan. Hal ini berdampak pada
kualitas pembelajaran.
“Guru di Kukar belum
merata, ada sekolah yang masih kekurangan,” ujarnya, pada Selasa (26/8/2025).
Selain masalah tenaga
pengajar, infrastruktur pendidikan juga menjadi tantangan. Masih ada sekolah
dengan kondisi gedung kurang layak atau fasilitas belajar yang terbatas.
“Fasilitas belajar memang
masih ada yang kurang memadai,” jelasnya.
Akses ke sekolah juga menjadi masalah di sejumlah wilayah. Letak geografis Kukar yang luas membuat tidak semua daerah mudah dijangkau. Hal ini sering menyulitkan siswa maupun guru.“Ada daerah yang cukup jauh dan sulit dijangkau,” katanya.
Kendala lainnya adalah
keterbatasan anggaran yang membuat program pembinaan dan pengembangan siswa
tidak bisa dijalankan secara optimal. Menurut Emy, perlu dukungan tambahan agar
semua program bisa berjalan.
Meski begitu, Disdikbud
Kukar terus berupaya mencari solusi, termasuk dengan mendorong kolaborasi
bersama pihak swasta dan lembaga lain. Harapannya, kendala yang ada tidak
menghambat peningkatan kualitas pendidikan.
Emy menegaskan bahwa
kendala tersebut menjadi evaluasi penting agar langkah ke depan bisa lebih
terarah dan efektif.
“Kami menyadari masih banyak keterbatasan, mulai dari guru,
fasilitas, hingga akses. Namun semua itu akan menjadi fokus perbaikan Disdikbud
Kukar,” timpalnya.(adv)