Disdikbud Kukar Targetkan Serapan 100 Persen untuk Beasiswa Kukar Idaman Terbaik

img

Cc : Disdikbud Kukar 144

Agenda Sosialisasi Beasiswa Kukar Idaman Terbaik

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan seluruh anggaran Program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik dapat tersalur maksimal pada tahun ini.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melalui Bidang SMP menyebut pengalaman tahun sebelumnya menjadi acuan untuk meningkatkan efektivitas program.

Plt Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, mengungkapkan bahwa dua tahun lalu serapan beasiswa masih rendah. Namun, kondisi tersebut berangsur membaik.

"Untuk serapan beasiswa, memang dua tahun lalu sempat rendah. Namun, tahun kemarin keterserapannya sudah maksimal," terangnya, pada Senin (15/9/2025).

Ia menegaskan, target tahun ini adalah memastikan seluruh dana benar-benar sampai kepada penerima.

"Target tahun ini, kami menargetkan 100% dana beasiswa bisa tersalur," ujarnya.

Emy menjelaskan, beasiswa ini memprioritaskan siswa yang berasal dari jalur afirmasi. Jalur tersebut diprioritaskan untuk peserta didik yang berasal dari keluarga tidak mampu agar mereka mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa beban biaya.

"Tekanannya memang untuk anak-anak atau siswa yang masuk melalui jalur afirmasi," katanya.

Namun, ia juga menambahkan bahwa skema program ini fleksibel. Jika kuota penerima di jalur afirmasi sudah terpenuhi, sisa kuota beasiswa akan dialihkan ke jalur lain.

"Jika kuota jalur afirmasi sudah terpenuhi, sisa kuota beasiswa akan dialihkan ke jalur prestasi dan lainnya," jelas Emy.

Terkait jumlah penerima, Disdikbud Kukar belum dapat memastikan angka pastinya. Hal ini karena mekanismenya berbasis usulan dari sekolah.

"Untuk jumlah penerima beasiswa di jenjang SMP, kami belum bisa memastikan karena mekanismenya berupa usulan dari sekolah," ungkapnya.

Sekolah, lanjutnya, berperan penting dalam proses penentuan penerima dengan mengusulkan nama-nama siswa yang dianggap layak. Setelah itu, berkas akan diverifikasi oleh Disdikbud bersama tim terkait.

"Sekolah akan mengusulkan nama-nama, kemudian berkasnya akan diverifikasi oleh kami," jelas Emy.

Menurutnya, pola usulan dari sekolah ini penting agar penerima beasiswa benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Dengan begitu, potensi salah sasaran dapat diminimalisir sejak awal.

Emy optimistis, dengan pola prioritas afirmasi, keterlibatan sekolah, dan sistem verifikasi yang ketat, beasiswa tahun ini bisa menjangkau penerima sesuai harapan.

"Kami ingin memastikan bahwa beasiswa ini tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi siswa," pungkasnya.(ADV)