Agus Uriansyah Dorong Pembangunan Sirkuit Permanen di Berau: Harapan Road Race Kaltim Makin Kompetitif

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Ketua penyelenggara sekaligus Anggota DPRD Berau, Agus Uriansyah, menilai gelaran Kejuaraan Provinsi Balap Motor Road Race Seri 7 Kaltim – Bupati Cup 2025 berjalan sukses tanpa kendala berarti. Ia menyebutkan, keberhasilan ini tidak hanya pada pelaksanaan acara, tetapi juga pada keselamatan para pembalap yang terjaga hingga akhir lomba.

 

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar tanpa ada insiden fatal. Ini patut kita syukuri, mengingat balap motor adalah olahraga dengan risiko tinggi,” ujar Agus usai penutupan lomba oleh Bupati Berau.

 

Dalam kesempatan itu Agus Uriansyah, juga mendorong pembangunan sirkuit permanen sebagai simbol keseriusan Berau dalam mengembangkan potensi otomotif daerah sekaligus melahirkan atlet balap berprestasi.

 

Saat ini Pemkab Berau bersama pihak terkait tengah mengkaji pembangunan  sirkuit permanen. Terdapat tiga lokasi potensial yang sedang dipertimbangkan, yakni di Samburakat (12 hektare lahan hibah), Pulau Aji, dan satu lokasi tambahan yang masih dalam proses penjajakan.

 

“Kita sudah membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan beberapa pihak yang bersedia menghibahkan lahan. Kalau tiga lokasi ini sudah siap, tim kajian akan segera turun,” jelasnya.

 

Rencana pembangunan sirkuit ini, menurut Agus, akan melibatkan IMI, Dispora, dan KONI, yang akan melakukan  studi banding agar desain sirkuit memenuhi standar nasional. Target penyelesaian proyek ditetapkan pada tahun 2027, dengan tahap kajian administrasi dan hukum terkait hibah lahan dijadwalkan rampung pada 2026.

 

Dari sisi pembinaan atlet, Agus mengapresiasi potensi besar pembalap lokal Berau yang menunjukkan performa menjanjikan di ajang kali ini. Dari total  202 pembalap yang berpartisipasi dari berbagai daerah, beberapa nama dari Berau berhasil menorehkan prestasi membanggakan.

 

“Kalau dilihat dari hasil akhir, atlet Berau mampu bersaing dengan pembalap dari Paser, Bontang, Kutim, bahkan ada peserta dari Kalimantan Selatan dan Surabaya. Ini bukti bahwa pembalap kita punya potensi besar,” tuturnya.

 

Agus menambahkan, meskipun lokasi balapan saat ini belum memenuhi standar ideal, pihaknya tetap mendorong percepatan pembangunan sirkuit permanen agar kegiatan serupa dapat digelar lebih aman dan profesional.

 

“Harapan kami, tidak perlu menunggu 2027. Kalau semua sudah siap, sebaiknya segera direalisasikan. Kami di DPRD akan terus mengawal prosesnya,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Agus juga menyampaikan apresiasi kepada insan media yang telah mendukung penyebaran informasi positif terkait penyelenggaraan Road Race dan upaya pengembangan olahraga otomotif di daerah. (sep/FN)