Dewan Minta Kerusakan Jalan Poros Kelay Segera BPJND Perbaikan Dilapangan
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Kerusakan di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Berau kian mengkhawatirkan. Kondisi terburuk terlihat pada jalan poros penghubung antar Kabupaten/Kota di Kecamatan Kelay, yang kini ramai dikeluhkan warga, karena menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Anggota Komisi III
DPRD Berau, Vitalis Paulus Lette, mendesak Balai Pelaksana Jalan Nasional
Daerah (BPJND) untuk segera turun tangan melakukan perbaikan. Ia menilai bahwa
kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dapat memberikan dampak besar terhadap
perekonomian daerah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Kami harap kerusakan
jalan poros ini perlu perhatian serius dari BPJND. Berdasarkan data tahun 2023,
jalan yang mengalami kerusakan berat mencapai 140,4 kilometer, sementara yang
rusak ringan 21,08 kilometer,” ujar Vitalis.
Menurutnya, kondisi
aktual di lapangan justru lebih parah dari data sebelumnya. Salah satu titik
terburuk berada di kawasan Letta, poros menuju Kecamatan Kelay, yang kini
disebut berada pada level kritis dan membutuhkan penanganan segera.
“Bisa kita lihat
kondisi jalan menuju Kelay benar-benar memprihatinkan. Jika tidak ditangani
cepat, akses masyarakat akan semakin terisolasi dan biaya logistik terus
meningkat,” tambahnya.
Vitalis mengungkapkan
bahwa proses tender perbaikan jalan di wilayah Kelay telah berjalan dan kini
menunggu hasil final. Bahkan, tim BPJND dikabarkan sudah turun langsung
melakukan survei kondisi kerusakan di beberapa titik.
“Informasi yang kami
terima, tender sudah berjalan dan tim BPJND telah melakukan survei. Kami
berharap ada tindak lanjut cepat,” ujarnya.
Karenanya Vitalis mendorong Pemerintah Kabupaten Berau agar lebih aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mempercepat perbaikan infrastruktur. Vitalis menegaskan bahwa jalan layak merupakan elemen penting bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga Pemkab Berau
bisa mendorong Pemerintah Provinsi Kaltim
untuk segera merealisasikan perbaikan ini. Infrastruktur yang baik akan
memperlancar mobilitas barang dan jasa serta menggerakkan ekonomi daerah secara
efisien,” tutupnya. (sep/FN/Advertorial)