Bupati Kukar Pastikan Progres Jembatan Sebulu Terus Jalan, Upaya Pengalihan ke Pusat Mulai Dibahas

img

Progres Pengerjaan Jembatan Sebulu Tahap II. 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengupayakan percepatan penyelesaian Jembatan Sebulu, salah satu infrastruktur strategis yang sangat dinantikan masyarakat.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menegaskan, pembangunan jembatan tersebut tetap menjadi prioritas daerah, meskipun kemampuan anggaran daerah sedang mengalami penurunan.

Aulia menjelaskan, untuk menyelesaikan pembangunan Jembatan Sebulu masih dibutuhkan anggaran sekitar Rp 500 miliar, mengingat terbatasnya ruang fiskal daerah.

Pemkab Kukar telah berkoordinasi dengan Anggota DPR RI, Budisatrio Djiwandono untuk memperjuangkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

“Memang TKD (Transfer ke Daerah) kita sedang turun, namun posisi Pak Budisatrio sangat strategis. Beberapa hari lalu beliau menghubungi kami dan meminta data-data terkait Jembatan Sebulu. Semua sudah kami kirimkan. Upaya agar proyek ini bisa diambil alih oleh pusat, sedang diusahakan,” kata Aulia kepada media, Jumat (21/11/2025).

Ia menekankan konstruksi bentang tengah jembatan membutuhkan pengerjaan penuh tanpa sistem bertahap, karena setelah dirakit dan dipasang, struktur harus melalui masa pengujian ketahanan secara menyeluruh.

Proses tersebut diperkirakan memakan waktu satu tahun penuh hingga dinyatakan layak digunakan.

“Kita terus memprog­res pengerjaan sesuai kemampuan daerah, tetapi untuk bentang tengah memang tidak bisa diselesaikan separuh-separuh. Kita berharap ada dukungan daerah dan pusat agar jembatan ini segera tuntas,” ujarnya.

Aulia juga menyampaikan keberadaan Jembatan Sebulu sangat penting sebagai penghubung utama.

Ketika jalur dari Kutai Timur melalui Sebulu dan jalur dari Samarinda sepenuhnya terbuka, jembatan ini akan menjadi simpul strategis yang mempercepat arus mobilitas masyarakat maupun distribusi barang.

“Target kita tentu secepatnya. Namun dengan melihat kondisi anggaran, kita berharap dalam 2 tahun ke depan jembatan ini dapat kita selesaikan,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Sebulu Edy Fachruddin mengemukakan, pembangunan Jembatan Sebulu menunjukkan progres yang positif dan terus dikerjakan secara bertahap oleh pemerintah daerah.

“Semoga jembatan penghubung ini bisa tuntas pada masa kepemimpinan Bupati Aulia Rahman Basri sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” ucapnya penuh harap.

Dengan koordinasi intens antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, dia berharap penyelesaian Jembatan Sebulu dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak besar bagi konektivitas serta kemajuan wilayah. (Adv/yud)