Bappeda Kukar Fokus Pada Penguatan Sektor Kesehatan di 2026

img

Kabid Perencanaan Pengendalian pembangunan Daerah Bappeda Kukar Saiful Bahri

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) memastikan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama dalam perencanaan pembangunan tahun 2026.

Fokus ini dipilih sebagai upaya memperkuat pelayanan dasar masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Daerah Bappeda Kukar, Saiful Bahri mengatakan, penguatan layanan kesehatan menjadi kebutuhan mendesak mengingat dinamika pertumbuhan penduduk dan tuntutan terhadap pelayanan publik yang semakin tinggi.

Karena itu, Bappeda mulai menyusun arah kebijakan yang lebih komprehensif untuk tahun anggaran mendatang.

“Pada 2026, sektor kesehatan akan menjadi salah satu prioritas utama kami. Pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat mendapat pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan merata,” kata Saiful Bahri pada Poskotakaltim, di Tenggarong, Senin (1/12/2025).

Ia menjelaskan, beberapa program yang tengah dibahas antara lain peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan, penguatan layanan puskesmas, hingga pengadaan alat kesehatan yang lebih modern. Seluruhnya diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah kecamatan hingga pedesaan.

Selain infrastruktur, Bappeda Kukar juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas tenaga kesehatan. Kebutuhan tenaga medis yang memadai harus berjalan seiring dengan pembangunan fasilitas fisik agar pelayanan dapat optimal.

“Kita tidak hanya membangun gedung atau menambah alat kesehatan, tetapi juga memastikan tenaga kesehatan tersedia dan terlatih. Ini bagian dari strategi jangka panjang,” jelasnya.

Bappeda Kukar juga melakukan koordinasi lintas perangkat daerah, agar program yang direncanakan berjalan selaras dengan arah pembangunan kabupaten.

Menurutnya, sinergi ini penting untuk memastikan anggaran yang disusun tepat sasaran dan mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan.

Ia menambahkan, fokus terhadap sektor kesehatan merupakan komitmen pemerintah dalam memperkuat pelayanan dasar yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Pemerintah berharap langkah ini turut mengurangi kesenjangan pelayanan kesehatan antar wilayah di Kukar.

“Harapan kami, dengan penguatan sektor kesehatan ini, kualitas hidup masyarakat bisa meningkat. Ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah dalam mendorong SDM yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya. (Adv/riz)