Nurhadi Saputra Serap Aspirasi Warga Lamaru Lewat Sosper Ketahanan Keluarga
POSKOTAKALIMNEWS, BALIKPAPAN : Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, H. Nurhadi Saputra, kembali menyapa masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-2 terkait Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga, yang digelar di RT 14 Kelurahan Lamaru, Balikpapan Timur, Minggu (9/2/2026).
Dalam pertemuan yang
berlangsung hangat tersebut, Nurhadi menegaskan pentingnya ketahanan keluarga
sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
“Ketahanan keluarga
itu bukan hanya soal ekonomi, tapi juga mencakup kekuatan fisik, mental, hingga
spiritual. Keluarga yang tangguh akan melahirkan generasi yang berkualitas,”
ujarnya di hadapan warga.
Ia menjelaskan, Perda
ini menjadi pedoman bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kepedulian bersama,
melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga keluarga itu sendiri.
“Melalui regulasi
ini, kita ingin membangun keluarga yang mandiri, harmonis, dan sejahtera. Ini
tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” tegas Nurhadi.
Lebih lanjut, ia
memaparkan fokus pembangunan ketahanan keluarga, mulai dari peningkatan
kualitas anak melalui pendidikan, pengasuhan, hingga perlindungan anak. Remaja
juga menjadi perhatian lewat penyuluhan dan layanan konseling kehidupan
berkeluarga.
“Anak dan remaja
harus kita siapkan sejak dini. Mereka adalah aset masa depan Kalimantan Timur,”
katanya.
Perda tersebut juga
memberi ruang bagi lansia agar tetap produktif serta mendorong pendampingan
bagi keluarga rentan. Penguatan ekonomi keluarga turut menjadi prioritas,
termasuk membuka akses sumber daya ekonomi dan program pengentasan kemiskinan,
khususnya bagi perempuan kepala keluarga.
“Kami ingin keluarga
prasejahtera punya peluang yang sama untuk berkembang. Pemerintah hadir untuk
memfasilitasi itu,” tambahnya.
Selain menyerap
aspirasi warga, Sosper ini juga menjadi sarana edukasi bagi calon pasangan
menikah agar memahami hak dan kewajiban dalam membangun rumah tangga.
Nurhadi berharap, implementasi Perda Ketahanan Keluarga dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Harapan kami
sederhana, Perda ini tidak hanya jadi aturan di atas kertas, tapi menjadi
fondasi kuat pembangunan SDM di Kalimantan Timur,” pungkasnya. (mid)