Progres Tol Balikpapan Samarinda Capai 86,29 Persen

img

BALIKPAPAN, Pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda sampai akhir Februari 2017 telah mencapai 86,29 persen.

Diharapkan tahun 2018 sudah dapat difungsikan. Demikian diharapkan Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, H. Syahrun.

Dikatakan pemerintah pusat akan mengucurkan dana Rp. 900 miliar untuk mendukung pembangunan jalan tol tersebut.

Namun yang menjadi masalah adalah kapan dana itu turun apakah masuk dalam APBN 2017 atau nanti tahun depan 2018.

Sementara itu, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kaltim, Isradi Zainal, pembangunanm jalan tol harus didukung dengan komitmen semua pihak. 

"Maksudnya semua pihak  benar-benar bekerja untuk mendukung terwujudnya jalan bebas hambatan itu, termasuk masalah pembebasan lahan di segmen 4," jelas Isradi Zainal.

Menurut Isradi Zainal, pembangunan jalan tol jangan stop. Meskipun Provinsi Kaltim  kesulitan kucuran dana dari pusat. 

Tapi sudah menjadi tugas Pemerintah Provinsi dan DPRD Kaltim untuk menyikapi hal itu. ‘’Kaltim kan belum ada jalan tol, kalau jalan tol pasti akan mendukung perputaran roda ekonomi, makanya kalau pembangunan itu tidak berjalan sesuai rencana maka ini benar-benar sangat disayangkan,’’ kata Isradi Zainal.

Selajutnya, kata Heri Subagio pimpinan Proyek Pengerjaan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda ada empat akses jalan masuk ke tol Balikpapan-Samarinda.

"Jelas ini akan memudahkan masyarakat yang akan menggunakan jalan tol itu baik dari Balikpapan atau dari Samarinda," tegas Heri Subagio.

Perihal empat akses masuk jalan tol Balikpapan-Samarinda, dipaparkan Heri Subagio keempat akses itu berada di area awal, yakni Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, akses kedua di  Km 13, Karang Joang Balikpapan Utara, ketiga di kawasan Batuah, serta akses keempat di Jembatan Mahkota Samarinda.  max-poskotakaltimnews.com