Jelang Idul Adha Peternak Kambing Bukit Biru Optimistis Penjualan Meningkat

img

Peternak kambing asal Kelurahan Bukit Biru, Tegar Sujadi. (foto: kriz)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas peternak kambing di Kelurahan Bukit Biru, Tenggarong, mulai meningkat seiring tingginya kebutuhan hewan kurban.

 

Salah satu peternak lokal, Tegar Sujadi, memanfaatkan momentum tahunan ini untuk memaksimalkan penjualan ternaknya.

 

Tegar menjelaskan, pola usaha yang dijalankan memang difokuskan khusus untuk menghadapi Idul Adha, yakni dengan membeli kambing jantan bakalan untuk kemudian digemukkan hingga siap jual.

 

“Kalau Idul Adha, kami fokus beli bakalan kambing jantan, digemukkan, lalu dijual,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

 

Ia menyebut, pada Idul Adha tahun sebelumnya mampu menjual sekitar 30 ekor kambing. Namun untuk tahun ini, jumlah penjualan masih dalam proses.

 

“Saat ini baru sekitar lima ekor yang sudah ter-booking,” kata dia.

 

Meski demikian, ia tetap optimistis seluruh stok kambing yang disiapkan dapat terserap pasar. Dari total sekitar 20 ekor yang dipersiapkan, sebagian sudah mulai terjual dan sisanya masih menunggu pembeli menjelang hari puncak kurban.

 

“Targetnya semua bisa habis terjual sebelum Idul Adha,” ungkapnya.

 

Dari sisi pemasaran, Tegar mengaku penjualan memang bergantung pada momentum Idul Adha, karena permintaan masyarakat biasanya meningkat signifikan pada periode tersebut.

 

Hal ini menjadi peluang utama bagi peternak skala kecil untuk mendapatkan keuntungan.

 

Terkait perhatian pemerintah, Tegar mengaku belum ada inspeksi khusus yang dilakukan langsung ke kandangnya menjelang Idul Adha.

 

“Kalau inspeksi khusus belum ada, tapi kami tetap komunikasi. Kalau ada ternak sakit, langsung kami laporkan,” jelasnya.

 

Dari sisi kesehatan ternak, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Rifani, memastikan kesiapan ternak kurban di wilayah Kukar terus dipantau.

 

Ia menyebut tim telah turun langsung ke lapangan untuk mengantisipasi adanya penyakit pada hewan.

 

“Kami sudah melakukan pemantauan kondisi ternak. Nanti menjelang Idul Adha akan lebih intens, terutama di lokasi penjualan hewan kurban,” jelasnya.

 

Rifani mengatakan, secara umum kondisi ternak di Kukar dalam keadaan siap untuk kebutuhan kurban. Namun, pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan guna memastikan hewan dalam kondisi sehat dan layak.


“Kami ingin memastikan hewan kurban yang dijual benar-benar sehat, sehingga masyarakat juga merasa aman saat berkurban,” tutupnya. (kriz)