Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda
JAKARTA: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan Program Magang Nasional menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kesiapan generasi muda untuk memasuki dunia kerja melalui penguatan pengalaman praktis dan peningkatan kompetensi.
Menurut
Yassierli, dunia kerja saat ini menuntut lebih dari sekadar pengetahuan
akademik, tetapi juga pengalaman kerja, pemahaman budaya kerja, serta kemampuan
beradaptasi dengan lingkungan profesional.
“Persaingan
dunia kerja ke depan akan semakin penuh tantangan. Karena itu, Program Magang
Nasional menjadi wadah untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan diri,”
ujar Yassierli pada pelepasan 1.105 peserta Magang Nasional Batch II di
Lingkungan Kemnaker, Kamis (21/5/2026).
Ia
menjelaskan, Program Magang Nasional tidak hanya memberikan pengalaman kerja,
tetapi juga pembelajaran mengenai tata kelola, produktivitas, dan budaya kerja
di lingkungan profesional. Peserta didorong untuk aktif menggali pengalaman
selama mengikuti program.
Selain
itu, peserta memperoleh peningkatan kompetensi teknis maupun nonteknis,
termasuk komunikasi, disiplin, dan profesionalisme yang dibutuhkan di dunia
kerja.
Kemnaker
juga menyediakan fasilitas sertifikasi kompetensi bagi peserta magang sebagai
nilai tambah saat memasuki pasar kerja. Dalam program ini tersedia sekitar 15
hingga 30 workshop sertifikasi yang dapat dipilih sesuai bidang masing-masing
peserta.
“Silakan
dimanfaatkan sertifikasi kompetensi sebagai bonus di akhir program. Pilih yang
paling relevan dengan bidang yang dikerjakan selama magang,” kata Yassierli.
Yassierli
menegaskan Kemnaker akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan Program
Magang Nasional agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Sementara
itu, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas
(Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan program pemagangan merupakan
langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang
kompeten dan siap kerja.
Ia
menambahkan, program ini juga mendorong pengembangan kemampuan nonteknis
seperti komunikasi, disiplin, dan profesionalisme sebagai bekal menghadapi
dunia kerja yang semakin kompetitif.
Sebagai
informasi, pelepasan peserta Magang Nasional Batch II secara nasional
rencananya dilaksanakan pada 26 Mei 2026 oleh Menteri Koordinator Bidang
Perekonomian Airlangga Hartarto.(*)