2020, Bapenda Targetkan PKB Rp 1 Triliun

img

SAMARINDA-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Proinsi Kaltim tak pernah berhenti berinovasi  dan berkreasi dalam memberikan pe layanan kepada masyarakat. Demi memudahkan para wajib pajak melaksanakan kewajiban membayarkan pajak.  Oleh karena itu  untuk tahun 2020 medatang  Bapneda  targetkan  Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp 1 trliun.

Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati  mengatakan,  selain target  PKB sebesar  Rp 1 triliuan, Bapenda juga menargetkan  Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)  Rp.1 triliun,  dan Pajak Bahan Bakar  Kendaraan Beromotor  (PBBKB)  Rp.3 triliun . 

“Apa yang  kita targetkan tersebut, sesuai realisasi  penerimaan PKB  untuk tahun 2019 sudah surplus, apalagi masyarakat sangat dipermudah dengan pelayanan  Sistem Informasi Monitoring Pajak Kendaraan Bermotor ( Simpator )  yang sudah mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari pemerintah pusat,” kata Ismiati belum lama ini. 

 Bapenda Prov. Kaltim menyediakan 9 Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Induk dan Samsat Pembantu yang tersebar di Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), Kutai Barat (Kubar), Bontang, Paser, Penajam Paser Utara (PPU), dan Berau.

 “ Selain itu juga tersedia Samsat Drive Thru yang hadir di wilayah Samarinda, Balikpapan, dan PPU. Tak sampai di situ, terdapat pula layanan Samsat Bus yang tersedia di Samarinda, Balikpapan, Kubar, dan PPU,” tandasnya.

Memanfaatkan kecanggihan teknologi, lanjut Ismiati,  Bapenda juga melakukan terobosan dengan menghadirkan e-Samsat, dengan  menggandeng pihak perbankan dan BUMN untuk memberikan jasa kepada masyarakat.

“ Layanan e-Samsat Bapenda Kaltim  telah bekerja sama dengan Bankaltimtara, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), PT Pos Indonesia (Persero), dan terbaru PT Pegadaian (Persero),” kata Ismiati.

Menyadari tantangan geografis Kaltim yang begitu luas, Bapenda juga menghadirkan layanan Samsat yang membantu masyarakat hingga di wilayah pelosok. Di antaranya Samsat Desa, Samsat Terapung, dan Samsat Jelajah. Samsat Desa tersedia di Kukar, Bontang, dan Paser. Samsat Jelajah terdapat di Kukar dan Kutim. Sementara itu, Samsat Terapung terdapat di Kubar.

“ Terobosan yang kita lakukan tersebut, tidak lain untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga tidak ada lagi alasan masyarakat untuk tidak membayar pajak kendaraannya, “  tegas Ismiati.(mar/poskotakaltimnews.com)