Kian Mantap, Disdamkarmat Berau Terima 51 Armada Penyelamatan : Pemkab Siapkan Markas Baru untuk Perkuat Layanan Darurat
POSKOTAKALTIMNEWWS, BERAU : Pemerintah Kabupaten Berau terus mematangkan pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) sebagai perangkat daerah baru yang akan menjadi ujung tombak pelayanan kebakaran dan penyelamatan di Bumi Batiwakkal.
Sejumlah tahapan
penting kini mulai dirampungkan. Tidak hanya pengalihan aset Armada dan sumber
daya manusia (SDM), pemerintah daerah juga tengah menyiapkan kebutuhan
fasilitas penunjang agar dinas yang resmi berdiri sejak awal 2026 tersebut
dapat beroperasi secara mandiri dan maksimal dalam melayani masyarakat.
Sekretaris Kabupaten
Berau, Muhammad Said, mengatakan proses transisi kelembagaan saat ini
menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Salah satu capaian penting
adalah rampungnya proses pengalihan armada penyelamatan serta personel yang
sebelumnya berada di bawah naungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Berau.
"Capaiannya saat
ini masih pada tahap peralihan SDM dan aset kendaraan penyelamatan," kata
Said baru-baru ini.
Pembentukan
Disdamkarmat merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2025
tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Berau. Melalui
regulasi tersebut, urusan kebakaran dan penyelamatan yang sebelumnya menjadi
bagian dari BPBD kini ditangani oleh organisasi perangkat daerah tersendiri.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem penanganan keadaan darurat
sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui lembaga
yang lebih fokus dan profesional.
Dalam proses penataan
tersebut, BPBD dan Disdamkarmat telah melaksanakan serah terima dokumen serta
aset operasional. Sebanyak 51 unit kendaraan penyelamatan resmi dialihkan
kepada Disdamkarmat untuk mendukung berbagai kegiatan operasional di lapangan.
Armada yang
diserahkan terdiri dari kendaraan operasional dinas hingga kendaraan yang
selama ini digunakan dalam misi penyelamatan dan penanganan kondisi darurat.
Dengan pengalihan tersebut, seluruh pengelolaan dan perawatan aset kini menjadi
tanggung jawab Disdamkarmat.
"Kami pastikan
sudah diserahkan semua. Sekarang perawatan aset itu berada di
Disdamkarmat," ujarnya.
Selain aset
kendaraan, penataan juga dilakukan terhadap sumber daya manusia yang menjadi
kekuatan utama pelayanan penyelamatan. Sebanyak 62 personel yang sebelumnya
bertugas di bidang penyelamatan BPBD kini resmi beralih status menjadi pegawai
Disdamkarmat.
Para personel
tersebut akan mengisi berbagai bidang, mulai dari administrasi dan pelayanan
perkantoran hingga memperkuat tim operasional pemadam kebakaran dan
penyelamatan yang bertugas langsung di lapangan.
Menurut Said,
keberadaan personel yang berpengalaman menjadi modal penting bagi Disdamkarmat
dalam menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, proses
transisi dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu pelayanan yang selama
ini telah berjalan.
Meski pengalihan aset
dan SDM hampir tuntas, pemerintah daerah masih memiliki pekerjaan rumah lain
yang tak kalah penting, yakni menyiapkan kantor sekretariat yang representatif
bagi dinas baru tersebut. Saat ini, Disdamkarmat dan BPBD masih menempati kawasan
yang sama. Kondisi tersebut dinilai belum ideal mengingat kedua instansi kini
memiliki tugas dan struktur organisasi yang berbeda.
Untuk itu, Pemkab
Berau tengah menyiapkan skema penataan ruang kerja agar masing-masing lembaga
dapat menjalankan tugasnya secara lebih optimal. Salah satu opsi yang sedang
dipertimbangkan adalah pemanfaatan fasilitas yang saat ini masih digunakan oleh
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau.
Sebagaimana
diketahui, KPU Berau telah dibangunkan sekretariat baru di Jalan Pemuda,
Tanjung Redeb. Apabila pembangunan gedung tersebut dapat diselesaikan secara
penuh sesuai kemampuan keuangan daerah, maka proses pemindahan KPU dapat segera
dilakukan.
Langkah tersebut
diyakini akan membuka ruang yang lebih luas bagi pemerintah daerah untuk
melakukan pemisahan markas komando BPBD dan Disdamkarmat secara permanen.
"Pemisahan
fasilitas kerja ini penting agar masing-masing organisasi dapat berkembang
sesuai tugas dan fungsi yang dimiliki," jelasnya.
Pemerintah Kabupaten
Berau optimistis penataan kelembagaan yang saat ini berlangsung akan menjadi
fondasi penting dalam memperkuat sistem pelayanan darurat di daerah. Dengan
dukungan armada yang memadai, personel yang berpengalaman, serta fasilitas
kerja yang lebih representatif, Disdamkarmat diharapkan mampu meningkatkan
kecepatan respons dan kualitas pelayanan kepada masyarakat saat menghadapi
berbagai kondisi darurat. (sep/FN/Advertorial)