Distribusi Air Terganggu, PTMB Temukan Kebocoran Pipa Induk di Jalan Manunggal
POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN : Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) memastikan proses perbaikan jaringan distribusi air bersih di kawasan Balikpapan Damai Sejahtera (BDS), Jalan Manunggal, Kampung Buton, dan sekitarnya telah selesai dilakukan. Saat ini, perusahaan tengah fokus pada tahap normalisasi aliran agar pasokan air dapat kembali mengalir secara bertahap ke pelanggan.
Saat memastikan
proses perbaikan jaringan distribusi air bersih di kawasan Balikpapan Damai
Sejahtera (BDS), Jalan Manunggal, Kampung Buton, dan sekitarnya, hadir Direktur
Operasional Ir. Ali Rachman AS, didampingi Manajer Sekretaris Perusahaan Abdul
Ramli dan Manajer Distribusi Indra Gunawan.
Direktur Utama PTMB, Saharuddin, menjelaskan bahwa gangguan distribusi yang terjadi bukan
disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan rangkaian insiden yang terjadi
secara beruntun dalam beberapa hari terakhir.
“Gangguan yang
dialami pelanggan merupakan akumulasi dari beberapa kejadian pada jaringan
distribusi utama yang terjadi secara berturut-turut. Kondisi ini menyebabkan
proses normalisasi membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan penanganan
gangguan biasa,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Menurut Saharuddin,
gangguan awal terdeteksi sejak 15 Juni 2026 saat tekanan air menuju kawasan
Jalan Manunggal dan BDS 2 mulai menurun. Situasi kemudian diperparah dengan
kebocoran pipa air baku Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kampung Damai pada 19
Juni 2026.
“Setelah perbaikan
kebocoran pipa air baku selesai dan proses normalisasi mulai berjalan, pada 21
Juni kembali terjadi insiden eksternal berupa kecelakaan truk di Simpang Tiga
BDS yang menabrak jembatan pipa sehingga menyebabkan kerusakan jaringan distribusi,”
jelasnya.
PTMB kemudian
melakukan investigasi intensif untuk menemukan sumber gangguan yang menghambat
pemulihan layanan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan gate
valve di Gerbang BDS 2 guna mempersempit area pencarian kebocoran.
“Dari hasil
pengukuran debit dan evaluasi teknis lanjutan, tim akhirnya menemukan adanya
kebocoran pada pipa induk utama di jalur distribusi Jalan Manunggal. Ini yang
selama ini menjadi salah satu penyebab belum optimalnya distribusi air ke
pelanggan,” katanya.
Saharuddin
mengungkapkan, proses perbaikan kebocoran tersebut berhasil diselesaikan pada
Selasa (23/6/2026) pukul 16.15 WITA. Namun demikian, pelanggan diminta memahami
bahwa aliran air tidak dapat langsung normal setelah pekerjaan fisik selesai
dilakukan.
“Air harus terlebih
dahulu mengisi jaringan pipa yang kosong, membangun kembali tekanan distribusi,
dan memastikan sistem berjalan stabil. Karena itu, pemulihan aliran akan
berlangsung secara bertahap sesuai kondisi jaringan dan topografi wilayah
pelayanan,” terangnya.
Ia menegaskan, seluruh tim PTMB masih berada di lapangan untuk memastikan proses normalisasi berjalan lancar dan distribusi air dapat segera pulih sepenuhnya.
“Kami memahami
kebutuhan masyarakat akan layanan air bersih. Karena itu, seluruh tim terus
bekerja maksimal hingga distribusi kembali normal. Kami juga menyampaikan
terima kasih atas kesabaran dan pengertian pelanggan selama proses penanganan
gangguan ini berlangsung,” tutup Saharuddin. (mid)