Sembilan Jabatan Kepala OPD Kukar Ditarget Terisi Akhir Juli
Plt Kepala BKPSDM Kukar, Arianto. (Kriz)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan pengisian sembilan jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada tahap pertama dapat rampung paling lambat akhir Juli 2026.
Saat ini, proses pengisian
Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) masih berlangsung dengan menggunakan
Sistem Manajemen Talenta.
Pelaksana Tugas (Plt)
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar,
Arianto, mengatakan tahapan pengisian jabatan telah dimulai sejak akhir Juni
2026 melalui sosialisasi kepada aparatur yang berpotensi mengikuti proses
tersebut.
Mekanisme yang digunakan
mengacu pada Sistem Manajemen Talenta sebagai dasar pemetaan kompetensi calon
pejabat.
"Jadi, kita akhir
Juni kemarin, sudah sosialisasikan untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi
pratama. Itu kita menggunakan Sistem Manajemen Talenta," ujarnya saat
ditemui di Pendopo Odah Etam, Tenggarong pada Kamis (9/7/2026).
Usai sosialisasi,
lanjutnya, BKPSDM melanjutkan tahapan dengan memetakan pejabat administrator
yang dinilai memenuhi kompetensi untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi
pratama.
Pemetaan tersebut nantinya
akan menjadi dasar dalam menentukan nama-nama yang akan diusulkan kepada Bupati
Kukar.
"Saat ini lagi
berproses. Kita sudah meng-mapping siapa saja pejabat administrator yang nanti
bisa menjadi kandidat untuk diusulkan menduduki jabatan pimpinan tinggi
pratama," sebutnya.
Arianto menjelaskan,
pemerintah daerah belum akan mengisi seluruh jabatan kepala OPD yang kosong
secara bersamaan.
Pada tahap awal, pengisian
difokuskan pada sejumlah perangkat daerah yang dinilai menjadi prioritas agar
kebutuhan kepemimpinan di OPD dapat segera terpenuhi.
"Mudah-mudahan paling
lambat akhir bulan Juli ini sudah terisi beberapa OPD yang memang kita
prioritaskan, tapi belum semua. Kita akan lihat lagi potensi-potensi kandidat
yang memang layak untuk menduduki jabatan-jabatan tersebut atas persetujuan
Bapak Bupati," jelasnya.
Ia menyebut, terdapat
sekitar sembilan jabatan kepala OPD yang menjadi prioritas pada tahap pertama.
Di antaranya berada di
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Sekretariat DPRD, Dinas
Pertanian dan Peternakan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
(DP3A), serta beberapa organisasi perangkat daerah lainnya.
Pengisian jabatan berikutnya
akan dilakukan secara bertahap sesuai hasil pemetaan dan kebutuhan organisasi.
"Kurang lebih ada
sembilan jabatan yang menjadi prioritas pada tahap pertama. Nanti akan ada
tahap berikutnya," tutupnya. (kriz)