Viralnya Kondisi SDN 001 Filial Birang Berbuah Solusi, PT TRH Siap Bangun Tujuh Ruang Kelas Baru

img

Wakil Bupati Berau, Gamalis, bertemu dengan jajaran manajemen PT TRH Wilayah Birang sebelum melakukan pertemuan di ruang kerja Wakil Bupati, Rabu (29/7/2026). Foto : sep/fn


POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Kondisi SDN 001 Filial Birang yang sempat viral di media sosoal dan mengundang perhatian luas masyarakat, sebenarnya ada perjuangan panjang Pemerintah Kabupaten Berau sejak tahun lalu untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak bagi para siswa. Namun upaya itu baru kini mulai membuahkan hasil.

 

PT TRH menyatakan komitmennya membantu membangun 7 ruang kelas baru lengkap dengan ruang guru sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

 

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Wakil Bupati Berau, Gamalis, dengan jajaran manajemen PT TRH Wilayah Birang di ruang kerja Wakil Bupati, Rabu (29/7/2026).

 

Pertemuan yang turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Mardiatul Idalisah, menjadi momentum penting lahirnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha untuk menjawab persoalan yang selama ini dihadapi SDN 001 Filial Birang.

 

Bagi Gamalis, persoalan sekolah filial itu bukan sekadar isu yang mencuat setelah viral di media sosial. Ia mengungkapkan bahwa kondisi sekolah tersebut telah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Berau sejak dirinya melakukan peninjauan pertama pada Oktober 2025. Saat itu, ia melihat secara langsung keterbatasan sarana belajar yang dihadapi para siswa, mulai dari kondisi ruang belajar hingga fasilitas penunjang yang belum memadai.

 

Ketika kondisi sekolah kembali menjadi sorotan publik beberapa hari lalu, Gamalis tidak tinggal diam. Bersama Kepala Dinas Pendidikan, ia kembali mendatangi SDN 001 Filial Birang pada Senin (27/7/2026) untuk memastikan kondisi terkini sekaligus mempercepat langkah-langkah penyelesaian.

 

Dalam kunjungan tersebut, Gamalis bahkan memilih menggunakan bus sekolah yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten Berau. Pengalaman itu semakin memperkuat keyakinannya bahwa penyediaan transportasi hanyalah salah satu solusi. Yang jauh lebih penting adalah menghadirkan gedung sekolah yang aman, nyaman, dan mampu mendukung proses belajar mengajar secara maksimal.

 

Menurut Gamalis, pemerintah daerah sebenarnya telah menyiapkan anggaran pembangunan sekolah tersebut. Namun, pelaksanaannya belum dapat direalisasikan karena terbentur persoalan regulasi. Lokasi yang direncanakan berada di kawasan KBK sehingga membutuhkan proses administrasi dan perizinan yang tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

 

Meski demikian, pemerintah daerah tidak ingin para siswa terus menunggu tanpa kepastian. Berbagai langkah terus dilakukan, termasuk membangun komunikasi intensif dengan perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut agar kebutuhan mendesak dunia pendidikan dapat segera dipenuhi.

 

"Ini menjadi perhatian kita bersama, baik Pemerintah Kabupaten, Dinas Pendidikan maupun instansi terkait. Harapan kita sekolah filial ini segera memiliki gedung yang layak sehingga anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman," tegas Gamalis.

 

Upaya tersebut akhirnya mendapat respons positif dari PT TRH. Perwakilan perusahaan, Imaduddin, menyatakan pihaknya siap mengambil bagian dalam pembangunan fasilitas pendidikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional. PT TRH berkomitmen membangun tujuh ruang kelas baru beserta satu ruang guru. Saat ini lahan pembangunan telah disiapkan dan proses pemerataan sudah mulai dilakukan. Bangunan akan menggunakan konstruksi lantai cor dengan dinding papan agar pengerjaannya dapat berlangsung lebih cepat sehingga fasilitas tersebut segera digunakan oleh para siswa.

 

"Pembangunan gedung sekolah ini merupakan bagian dari komitmen PT TRH dalam mendukung dunia pendidikan di Kabupaten Berau, khususnya di wilayah operasional perusahaan," ujar Imaduddin.

 

Gamalis menyambut baik komitmen tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada PT TRH atas kepeduliannya terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, tantangan pembangunan tidak mungkin diselesaikan pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat dapat segera merasakan manfaat pembangunan.

 

Ia menilai sinergi pemerintah daerah dengan sektor swasta menjadi contoh nyata bahwa persoalan yang semula tampak sulit dapat diselesaikan melalui kerja sama yang baik. Terlebih, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Berau pada masa mendatang.

 

Lebih jauh, Gamalis berharap pembangunan tujuh ruang kelas baru tersebut dapat segera dimulai sehingga para siswa SDN 001 Filial Birang tidak lagi belajar dalam keterbatasan fasilitas. Kehadiran gedung sekolah yang lebih layak diyakini akan menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif sehingga mampu meningkatkan semangat belajar serta prestasi para siswa. Bagi masyarakat sekitar, komitmen pembangunan ini menjadi secercah harapan setelah sekian lama menantikan solusi atas persoalan fasilitas pendidikan. Sementara bagi Pemerintah Kabupaten Berau, langkah tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi yang dibangun dengan berbagai pihak mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.

Kini, harapan itu tidak lagi sebatas wacana. Dengan dimulainya persiapan pembangunan tujuh ruang kelas baru, para siswa SDN 001 Filial Birang selangkah lebih dekat untuk menikmati lingkungan belajar yang lebih layak. Sebuah langkah kecil yang diharapkan menjadi awal pemerataan kualitas pendidikan di seluruh pelosok Kabupaten Berau. (sep/FN)