Perumda Batiwakkal Berau Dorong Layanan Air Bersih Berbasis Digital Sebagai Bagian dari Transformasi Pelayanan Publik
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Urusan layanan air bersih di Kabupaten Berau perlahan memasuki babak baru. Masyarakat tidak lagi harus selalu datang langsung ke kantor Perumda Air Minum Batiwakkal hanya untuk mengurus administrasi atau mencari informasi terkait layanan pelanggan.
Untuk itu Perumda Air
Minum Batiwakkal Kabupaten Berau terus mendorong pemanfaatan layanan berbasis digital
sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik. Sejumlah kebutuhan pelanggan
mulai diarahkan untuk dapat diakses secara daring melalui portal resmi
perusahaan.
Langkah tersebut
mencakup pengajuan sambungan rumah (SR) baru, perhitungan perkiraan rekening
air, penyampaian keluhan pelanggan, hingga informasi mengenai kondisi
distribusi air.
Perubahan ini menjadi
penting di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang serba cepat dan
praktis. Terlebih bagi pelanggan yang memiliki kesibukan, tinggal jauh dari
pusat pelayanan, maupun tidak memiliki banyak waktu untuk datang ke kantor.
Direktur Perumda Air
Minum Batiwakkal Kabupaten Berau, Saipul Rahman, mengatakan digitalisasi
pelayanan merupakan bagian dari upaya perusahaan menyesuaikan pola pelayanan
dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Pelayanan harus
mengikuti kebutuhan masyarakat. Dengan sistem daring, berbagai urusan dapat
dilakukan lebih praktis tanpa harus datang ke kantor. Kami ingin waktu
masyarakat lebih efisien dan proses pelayanan juga semakin mudah dipantau,”
ujar Saipul, baru-baru ini.
Menurutnya, layanan
digital memberikan alternatif bagi masyarakat untuk mengawali berbagai
kebutuhan administrasi tanpa harus menghabiskan waktu di perjalanan maupun
mengantre di kantor pelayanan.
Salah satu layanan
yang dapat dimanfaatkan adalah pengajuan SR baru. Melalui sistem daring, calon
pelanggan dapat memperoleh gambaran mengenai proses yang harus dilakukan
sebelum melanjutkan ke tahapan pelayanan berikutnya.
Bukan sekadar
memangkas antrean, digitalisasi juga diharapkan membuat informasi pelayanan
lebih mudah dijangkau masyarakat. Pelanggan dapat mengetahui informasi yang
dibutuhkan melalui kanal resmi perusahaan tanpa harus datang hanya untuk
menanyakan hal-hal yang bersifat administratif.
Namun, transformasi
digital tersebut juga menghadirkan tantangan baru. Kemudahan akses harus
dibarengi dengan kecepatan respons dan ketepatan informasi yang diberikan
kepada pelanggan.
Sistem digital akan
kehilangan manfaatnya apabila informasi yang tersedia tidak diperbarui atau
pengaduan pelanggan tidak segera ditindaklanjuti. Karena itu, Perumda
Batiwakkal dituntut tidak hanya membangun sistem, tetapi juga memastikan
layanan di balik sistem tersebut berjalan optimal.
Saipul menegaskan,
pengembangan layanan digital akan terus dilakukan. Perbaikan sistem diarahkan
agar proses administrasi semakin sederhana, informasi pelayanan lebih terbuka,
serta komunikasi antara pelanggan dan perusahaan dapat berlangsung lebih efektif.
“Ke depan kami akan
terus memperbaiki sistem yang ada. Harapannya, pelayanan menjadi lebih cepat,
informasinya jelas, dan masyarakat semakin mudah mengakses kebutuhan mereka
terkait layanan air bersih,” pungkasnya.
Transformasi ini sekaligus menjadi upaya Perumda Batiwakkal mengubah wajah pelayanan air bersih di Berau. Jika sebelumnya pelanggan harus datang ke loket untuk memulai berbagai urusan, ke depan sebagian kebutuhan tersebut diharapkan dapat dilakukan cukup melalui perangkat digital.
Bagi masyarakat,
perubahan itu bukan sekadar soal teknologi. Yang paling penting adalah waktu
yang lebih hemat, akses informasi yang lebih mudah, dan pelayanan yang semakin
cepat ketika kebutuhan air bersih harus segera ditangani. (sep/FN)