Menteri Agama Resmi Tutup MTQN XXXI Semarang, Kafilah Kaltim Pertahankan Juara Umum
POSKOTAKALTIMNEWS, SEMARANG : Menteri Agama Republik Indonesia Profesor Nasaruddin Umar resmi menutup Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu malam (19/9/2026).
Penutupan MTQN XXXI yang berlangsung sejak 11
hingga 20 September 2026 tersebut ditandai dengan pemukulan beduk oleh Menteri
Agama Profesor Nasaruddin Umar.
Kabar membanggakan datang dari Bumi Etam.
Kafilah Provinsi Kalimantan Timur kembali berhasil mempertahankan gelar Juara
Umum MTQN XXXI Tahun 2026 dengan raihan nilai 288.
Kaltim unggul atas tuan rumah Jawa Tengah yang
berada di posisi kedua dengan nilai 208. Posisi ketiga ditempati DKI Jakarta
dengan nilai 129, disusul Aceh dan Jawa Timur dengan nilai masing-masing 99.
Selanjutnya, Sumatera Utara dan Jawa Barat
berada di posisi berikutnya dengan nilai masing-masing 71, Sumatera Selatan 55,
Banten 52, Riau 35, NTB 33, dan Sulawesi Selatan 31.
Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud bersama istri Hj Sarifah Suraidah Harum hadir
langsung menyaksikan malam penutupan sekaligus pengumuman hasil MTQN XXXI.
Dalam sambutannya sebelum secara resmi menutup
MTQN XXXI, Menteri Agama Profesor Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan selamat
kepada Kafilah Kaltim yang kembali mempertahankan gelar juara umum.
"Provinsi Kaltim harus menjadi perhatian
bagi provinsi lain, karena sekali lagi apabila Kaltim mampu mempertahankan
juara umum MTQ Nasional, maka Piala Presiden akan berada permanen di Kalimantan
Timur dan akan diganti dengan piala baru lagi untuk diperebutkan kembali,"
kata Nasaruddin.
Menteri Agama juga menyampaikan apresiasi
kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah sukses menjadi tuan rumah
penyelenggaraan MTQN XXXI Tahun 2026.
Ucapan selamat turut disampaikan kepada seluruh
kafilah dari berbagai provinsi yang telah mengikuti seluruh rangkaian musabaqah
dengan penuh semangat.
Sementara itu, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud
mengaku bersyukur dan bangga atas keberhasilan Kafilah Kaltim mempertahankan
gelar juara umum. Dengan hasil tersebut, Piala Bergilir Presiden RI kembali
dibawa pulang ke Bumi Etam.
"Luar biasa, selamat kepada seluruh
kafilah Kaltim kembali mempertahankan juara umum," ujar Harum usai
menghadiri penutupan MTQN XXXI.
Menurut Rudy, keberhasilan dalam MTQ Nasional
bukan semata-mata tentang meraih juara. Lebih dari itu, MTQ menjadi momentum
untuk membumikan syiar Islam dan nilai-nilai Al-Qur’an di Kalimantan Timur.
"Esensi penyelenggaraan MTQ bukan hanya
meraih juara, tetapi lebih dari itu, bagaimana kita bisa membumikan syiar Islam
dan Al-Qur’an di Bumi Kalimantan Timur serta melanjutkan prestasi untuk
Kaltim," tegasnya.
Rudy menyampaikan apresiasi kepada Ketua LPTQ
Kaltim beserta seluruh jajaran, para pembimbing, pelatih, peserta, serta
masyarakat Kaltim yang telah memberikan doa dan dukungan sehingga prestasi
tersebut dapat diraih.
"Sekali lagi selamat kepada kafilah
Kaltim. Keberhasilan yang diraih tersebut tentu berkat kerja keras Ketua LPTQ
Kaltim beserta jajarannya, termasuk para pembimbing, pelatih serta doa dan
dukungan masyarakat Kaltim," ujarnya.
Gubernur Rudy menegaskan, keberhasilan
mempertahankan gelar juara umum menjadi motivasi untuk kembali memberikan
prestasi terbaik pada MTQN XXXII yang akan digelar di DKI Jakarta.
"Kita siap mempertahankan juara umum pada
MTQ Nasional XXXII di DKI Jakarta," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Agama
Profesor Nasaruddin Umar menyerahkan kembali Piala Bergilir Presiden RI kepada
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud sebagai simbol keberhasilan Kaltim mempertahankan
gelar juara umum MTQN.
Rangkaian penutupan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bendera pataka MTQ kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno sebagai tanda kesiapan Jakarta menjadi tuan rumah MTQN XXXII mendatang.(mar)