Dilepas Bupati Kukar, PS Pemuda Tenggarong U-13 Bidik Juara Piala Soeratin di IKN

img

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri melepas PS Pemuda Tenggarong U-13 yang akan mewakili Kaltim pada Piala Soeratin Putaran Nasional 2026 di IKN. (Kriz)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Langkah PS Pemuda Tenggarong U-13 belum berhenti setelah menjuarai Piala Soeratin tingkat Kalimantan Timur.

 

Tantangan berikutnya menanti di Ibu Kota Nusantara (IKN), tempat tim sepak bola asal Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), itu akan membawa nama Kaltim pada Piala Soeratin Putaran Nasional 2026.

 

Ambisi untuk melangkah lebih jauh turut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kukar.

 

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri melepas langsung skuad U-13 tersebut di Rumah Jabatan Bupati Kukar, Kamis (1/10/2026), sebelum berangkat untuk menghadapi pertandingan yang dijadwalkan berlangsung 3-10 Oktober 2026.

 

Bagi para pemain muda tersebut, ajang ini menjadi kesempatan pertama menguji kemampuan setelah keluar sebagai pemenang di tingkat provinsi.

 

Mereka akan berhadapan dengan wakil dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Barat dalam zona yang berlangsung di IKN.

 

Bupati Aulia meminta para pemain tidak menjadikan status sebagai wakil Kaltim sebagai beban.

 

Ia ingin para pemain menikmati pertandingan dan menunjukkan kemampuan yang selama ini mereka dapatkan dalam proses pembinaan.

 

"Hari ini kita melepas anak-anak kita usia 13 yang akan mengikuti Piala Soeratin dan mereka ini mewakili Provinsi Kaltim untuk berlaga di IKN tempat pelaksanaan untuk salah satu zona pelaksanaan Piala Soeratin ini," ujarnya.

 

Menurutnya, peluang untuk meraih prestasi terbuka apabila para pemain mampu menjaga fokus sepanjang pertandingan.

 

Karena itu, ia berharap tim tampil dengan permainan terbaik dan tidak mudah kehilangan konsentrasi ketika menghadapi tekanan pertandingan.

 

"Kami berharap anak-anak kita ini bisa bermain dengan baik, dengan tenang. Kalau seandainya tidak ada kendala satu apa pun, kami yakin anak-anak kita ini bisa menjadi juara di IKN nanti," ucapnya.

 

Dukungan Pemkab Kukar juga disiapkan untuk membantu perjalanan tim. Selain melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, pemerintah daerah akan membangun komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk mendukung kebutuhan tim selama mengikuti kompetisi.

 

"Kita mendukung penuh terkait dengan keberangkatan anak-anak kita ini melalui Dinas Pemuda dan Olahraga dan nanti kita akan juga membantu untuk berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk bisa men-support anak-anak kita ini ke depan," jelasnya.

 

Di sisi lain, Pembina PS Pemuda Tenggarong, H. Nurul Amin melihat keberangkatan ke IKN sebagai bagian dari perjalanan panjang pembinaan pemain muda.

 

PS Pemuda Tenggarong tidak hanya mengejar hasil pertandingan, tetapi juga berupaya menemukan pemain-pemain potensial dari berbagai wilayah di Kukar.

 

"Target kita tentunya juara di Piala Soeratin ini, khusus zona Kalimantan," ujarnya.

 

Ia menyebut kelompok U-13 menjadi salah satu tumpuan setelah tim U-15 sebelumnya harus tersingkir.

 

Kondisi tersebut justru menjadi alasan bagi pembinaan usia dini untuk terus berjalan.

 

"Walaupun di usia 15 sudah tersisihkan, kita tetap punya target anak-anak di usia 13 ini," ujarnya.

 

Menurutnya, perhatian terhadap pemain muda juga penting karena sepak bola memiliki basis peminat yang kuat di Kukar.

 

Antusiasme anak-anak menjadi modal untuk membangun pembinaan yang berkelanjutan hingga jenjang senior.

 

Sementara itu, Ketua Umum PS Pemuda Tenggarong, H. Arifin Noor menyebut target juara memang menjadi ambisi tim.

 

Namun, ia tidak ingin pemain terbebani dengan target tersebut sejak awal.

 

Fokus pertama, kata dia, adalah melewati fase grup. Setelah itu, tim baru melihat peluang untuk melangkah lebih jauh.

 

"Jadi saya harap insya Allah bersama di grup dulu, nanti kita bicara dulu," ujarnya.

 

Ia berharap keberangkatan ke IKN tidak berakhir sebagai pengalaman semata, para pemain diminta menjadikan kompetisi tersebut sebagai kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing setelah menjadi juara Kaltim.

 

"Kami berharap bahwa ini bukan sekadar kita numpang lewat saja, tapi kita berbuat bagaimana tim ini bisa lolos dulu di grup," tegasnya.

 

Persiapan menghadapi kompetisi juga terus dilakukan, sejak memastikan gelar juara Kaltim, para pemain tetap menjalani latihan hingga menjelang pertandingan.

 

Ia pun mengajak masyarakat Kukar dan Kaltim memberikan dukungan kepada para pemain yang akan membawa nama daerah di tingkat nasional.

 

"Jadi kita doain ya, kita doa untuk masyarakat Kutai Kartanegara dan masyarakat Kalimantan Timur kita bisa lolos ini," ucapnya.

 

Lebih dari sekadar hasil di satu turnamen, perjalanan tersebut menjadi bagian dari cita-cita PS Pemuda Tenggarong dalam membangun sepak bola usia muda.

 

Klub yang berdiri sejak 2005 itu ingin terus menjadi tempat berkembangnya talenta sepak bola Kukar.

 

"Harapan kita ke depan dari talenta yang ada kita sekarang, kita banyak talenta, di PS Pemuda kita sudah berdiri di tahun 2005 dan kita berharap ke depannya kita akan menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri, di daerah kita sendiri," pungkasnya. (Adv/Kriz)