Perkuat SDM dan Inovasi Pendidikan, Pemkab Kukar Perpanjang Kerja Sama dengan LAN RI

img

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri (Kanan) bersama Kepala LAN RI, Muhammad Taufiq (Kiri) saat penandatanganan perpanjangan kerja sama di Pendopo Odah Etam. (Kriz)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) aparatur dan inovasi pendidikan melalui perpanjangan kerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI).

 

Salah satu fokus baru kerja sama ini diarahkan pada pendampingan kepala sekolah tingkat SD dan SMP agar mampu mengembangkan inovasi secara lebih terarah.

 

Perpanjangan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tersebut ditandai melalui kunjungan silaturahmi Kepala LAN RI Dr. Muhammad Taufiq di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Kamis (1/10/2026).

 

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan LAN RI.

 

Selama ini, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar meningkatkan kapasitas aparatur melalui sejumlah program pendidikan dan pelatihan.

 

"Baik itu dalam pelatihan-pelatihan formal seperti PKA, PKN, dan juga pelatihan-pelatihan yang sifatnya formal tapi tidak terkurikulum," ujarnya.

 

Ke depan, ruang kerja sama tersebut diperluas ke sektor pendidikan dengan menyiapkan program pengembangan kapasitas bagi kepala sekolah SD dan SMP yang menjadi kewenangan Pemkab Kukar.

 

Ia melihat kepala sekolah memiliki ruang cukup besar untuk mengembangkan berbagai program sesuai kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

 

Namun, dalam menjalankan inovasi, diperlukan pendampingan agar setiap kebijakan yang diambil memiliki arah yang jelas.

 

"Kita pahami bahwa di sekolah itu banyak sekali program-program yang bisa dilaksanakan, banyak sekali inovasi-inovasi yang bisa dilaksanakan oleh para kepala sekolah. Akan tetapi, kadangkala kawan-kawan kepala sekolah ini bingung dalam mengambil tindakan, apakah langkah ini benar atau tidak," jelasnya.

 

Karena itu, kata dia, pendampingan LAN RI diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam merancang program, tetapi juga membantu mereka mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di sekolah.

 

Ia menyebut pemanfaatan dana BOSNAS dan BOSDA menjadi salah satu bagian yang dapat diperkuat melalui pendampingan tersebut, sehingga anggaran yang tersedia dapat diarahkan untuk mendukung berbagai kebutuhan dan program pendidikan.

 

"Nanti dengan LAN kita berdampingan, kita bersama-sama didampingi oleh LAN, sehingga kepala-kepala sekolah kita bisa memanfaatkan dengan baik dana BOSNAS yang ada di sana, dana BOSDA yang ada di sana," tuturnya.

 

Dengan diperpanjangnya kerja sama tersebut, Pemkab Kukar berharap kolaborasi dengan LAN RI semakin luas dan memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas SDM, baik di lingkungan pemerintahan maupun pendidikan.

 

"Kita berharap dengan adanya MoU ini, itu lebih menguatkan lagi peningkatan kerja sama yang sudah dilakukan antara LAN dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kukar," harapnya.

 

Sementara itu, Kepala LAN RI,  Muhammad Taufiq mengatakan pengembangan kapasitas Pemkab Kukar ke depan akan diarahkan pada inovasi yang memiliki hasil nyata.

 

Artinya, peningkatan kapasitas aparatur tidak berhenti pada proses pembelajaran, tetapi dapat diterjemahkan menjadi perubahan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan.

 

"Dengan kerja sama malam ini kita akan fokus untuk melakukan pengembangan kapasitas dari Pemerintah Kabupaten Kukar dengan inovasi-inovasi yang secara hasilnya dirasakan nyata oleh masyarakat," kata dia.

 

Salah satu perhatian LAN RI adalah peningkatan kapasitas pimpinan sekolah.

 

Kepala sekolah SD dan SMP akan menjadi bagian dari sasaran pengembangan kemampuan agar mampu membangun iklim yang mendukung lahirnya inovasi di satuan pendidikan.

 

Menurutnya, posisi pimpinan sekolah memiliki peran penting dalam mengarahkan berbagai potensi yang ada di lingkungan sekolah.

 

Karena itu, lanjutnya, kemampuan kepemimpinan dan inovasi perlu berjalan beriringan dengan tujuan pendidikan.

 

"Salah satu yang akan kita fokuskan adalah untuk mempersiapkan kemampuan pimpinan sekolah-sekolah. Jadi SD, SMP, kita akan dorong kemampuan mereka untuk mendorong inovasi-inovasi di sekolah," jelasnya.

 

Selain sektor pendidikan, LAN RI juga akan memberikan perhatian terhadap pola kerja birokrasi di lingkungan Pemkab Kukar.

 

Penguatan kerja sama tim menjadi salah satu pendekatan yang dinilai dapat mendukung efisiensi sekaligus membuka ruang bagi aparatur untuk menghasilkan gagasan baru.

 

Ia berharap perubahan pola kerja tersebut pada akhirnya dapat memperkuat kreativitas aparatur dalam menghasilkan perbaikan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

"Kita mendorong cara kerja teamwork, sehingga dengan hitungan efisiensi ini, birokrasi mau bekerja dengan baik dan ini kita harapkan akan mendorong inovasi-inovasi, kreativitas untuk perbaikan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (Adv/Kriz)